70 Persen Kebakaran di Jatinegara Dipicu Korsleting Listrik

Berbagai sosialisasi tentang cara mencegah dan penanggulangan saat si jago merah mengamuk kerap dilakukan guna menekan kasus

70 Persen Kebakaran di Jatinegara Dipicu Korsleting Listrik
Tribunnews.com
Ilustrasi Kebakaran 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Tingkat kepadatan penduduk Kecamatan Jatinegara yang menempati urutan ketiga dari 10 Kecamatan di Kota Jakarta Timur diiringi banyaknya jumlah kasus kebakaran.

Kepala Regu Pos Jatinegara Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kota Jakarta Timur, Haryo Seno mengatakan kebakaran di Jatinegara didominasi korsleting.

"70 persen akibat korsleting. Mungkin penggunaannya kurang waspada, jadi banyak cabang-cabang, colokan-colokan yang menumpuk, kemungkinan," kata Haryo saat dikonfirmasi, Selasa (17/9/2019).

Berbagai sosialisasi tentang cara mencegah dan penanggulangan saat si jago merah mengamuk kerap dilakukan guna menekan kasus.

Sosialisasi teranyar yang digagas Sudin PKP Jakarta Timur dilakukan kepada 40 warga RW 04 Kelurahan Bidara Cina pada Senin (16/9/2019).

Pengelola Terminal Kampung Rambutan Gencar Ajak Warga Gunakan Transportasi Umum

"Sosialisasi bisa datang dari permintaan warga sendiri atau dari kita (pemadam) yang mengadakan. Kalau ada permintaan warga tentu kita siap," ujarnya.

Menanggapi sejumlah kasus kebakaran besar yang terjadi selama musim kemarau, Seno menyebut jumlah kasus kebakaran di Jatinegara meningkat.

Namun dia belum dapat memastikan berapa persen peningkatan jumlah kasus kebakaran di Jatinegara selama musim kemarau.

"Meningkat, untuk presentasinya saya kurang tahu karena saya sedang diklat di Ciracas, tanggal 20 baru selesai. Tapi kalau untuk kejadian di wilayah tetap monitor terus. Jumlahnya meningkat," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved