Samsat Jakarta Barat Sudah Antisipasi Membludaknya Masyarakat yang Manfaatkan Bulan Keringanan Pajak

Adapun keringanan pajak tersebut yakni berupa pemotongan 50% Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) ke-2 dan seterusnya

Samsat Jakarta Barat Sudah Antisipasi Membludaknya Masyarakat yang Manfaatkan Bulan Keringanan Pajak
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Kantor Samsat Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Samsat Jakarta Barat sudah mengantisipasi kemungkinan membludaknya masyarakat yang akan memanfaatkan adanya keringanan pajak daerah.

Diketahui, kebijakan tersebut diberlakukan Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta mulai Senin (16/9/2019) kemarin.

Adapun keringanan pajak tersebut yakni berupa pemotongan 50% Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) ke-2 dan seterusnya.

Selain itu, ada juga keringanan pokok dan penghapusan sanksi administrasi piutang pajak daerah.

Dasar hukum kebijakan tersebut yaitu Peraturan Gubernur Nomor 89 Tahun 2019 dan Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2019.

Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan BBNKB Jakarta Barat, Elling Hartono mengatakan, salah satu antisipasi pihaknya yakni menyiapkan ruangan tambahan untuk pelayanan masyarakat.

"Saat ini memang belum terlihat membludak karena masih baru, biasanya ramainya itu di akhir-akhir, tapi kami sudah siapkan berbagai langkah antisipasi,” kata Elling, saat dihubungi, Selasa (17/9/2019).

Beredar Video Aksi Perpeloncoan Bocah SD di Bekasi, Begini Keterangan Wali Kelas

Kantor Imigrasi Jakarta Pusat Rilis Aplikasi SIGAP, Begini Respon Pemohon Paspor

Elling menyebut berkaca dari tahun sebelumnya saat adanya penghapusan sanksi pajak, masyarakat baru akan berbondong-bondong mendatangi Samsat saat kebijakan tersebut akan berakhir.

Bahkan, kala itu Samsat Jakarta Barat sampai harus menambah waktu pelayanan untuk melayani masyarakat. 

Adapun bulan keringanan pajak tahun ini berlaku hingga 30 Desember 2019 mendatang.

“Setiap akhir tahun, pasti akan membludak. Makanya kalau bisa dibilang kami sebenarnya sudah terbiasa terhadap membludaknya masyarakat,” tutur Elling.

Selain telah mengantisipasi membludaknya masyarakat, Elling menyebut adanya e-Samsat juga turut mengurai kepadatan. 

Lebih lanjut, ia berharap masyarakat memanfaatkan betul adanya bulan keringanan pajak ini sebelum datang tahun penegakan pajak.

"Kami juga akan sosialisasi di acara Car Free Day tentang adanya bulan keringanan pajak ini. Tentunya kami berharap masyarakat memanfaatkan kebijakan yang diberikan ini," ujarnya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved