Viral di Medsos
Cerita Nenek Dian Gendong Jenazah Cucu yang Lahir Prematur, Sosok Ini Kasih Uang untuk Beli Nisan
Seorang nenek di Cilincing viral di media sosial Instagram karena berjalan kaki sambi menggendong jenazah cucunya yang lahir prematur.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Y Gustaman
Ia mengaku akan membawa bayi itu ke rumahnya untuk segera dikuburkan.
"Pas saya nyebrang, pas mau belok ke kanan ada pak polisi."
"Dia tanya, ini siapa, ini yang meninggal, ini cucu saya. Baru meninggal," jelas Dian.
Polisi yang bertanya adalah Kapolsubsektor KBN Marunda Aiptu I Wayan Putu Sumerta.
Akhirnya Aiptu I Wayan mengendarai mobil dan mengantar Dian yang membawa jenazah cucunya ke rumah duka.
Aiptu I Wayan sempat lama mengobrol di rumah duka. Dian tiba di rumahnya sekitar pukul 17.30 WIB.
Jenazah bayi itu baru dimakamkan sekitar selepas salat Isya di TPU Malaka.
Dapat Uang untuk Beli Nisan
Dian mengaku mendapatkan uang Rp 200 ribu dari Aiptu I Wayan. Uang itu sangat berharga untuk membeli nisan buat cucunya.
"Setelah diantar itu polisinya sempat lama ngobrol di sini," ujar Dian di rumahnya, Kampung Malaka I, RT 07/RW 12 Rorotan, Cilincing.
"Sebelum pulang saya dikasih uang, dikasih Rp 200 ribu buat bantu gitu," Dian menambahkan.
Setelah diberi uang, Dian sangat terharu. Apalagi kondisi keuangannya saat ini sedang surut dan dirinya sedang tidak bekerja.
Nisan kayu seharga Rp 170 ribu pun berhasil dibeli Dian. Ia juga memberi nama jenazah bayi itu Andi Saputra atas kemauannya sendiri.
"Saya waktu itu nggak pegang uang sama sekali. Dapat dari pak polisi langsung saya bikinin nisan untuk cucu saya," kata Dian.
Tak Ditawari Ambulans