Kabar Artis

Ruben Onsu 'Dihajar' Banyak Orang Sejak 2 Tahun Lalu, Ningsih Tinampi Pernah Ingatkan Ini

Ngomong-nomong soal santet, praktisi pengobatan Ningsih Tinampi 2 tahun lalu sudah peringatkan Ruben Onsu tentang banyak santet bersemayam di tubuhnya

Tayang:
Editor: Y Gustaman
Kolase TribunJakarta.com
Ruben Onsu dan Ningsih Tinampi 

Kedatangan SURYA.co.id kala itu, untuk melihat secara langsunng lokasi pengobtan alternatif Ningsih Tinampi, juga caranya melakukan penyembuhan terhadap pasien.

Baru sampai di depan jalan raya menuju ke kediaman Ningsih Tinampi, SURYA.co.id sudah menjumpai antrean pasien.

Ningsih Tinampi
Ningsih Tinampi (Surya/Galih Lintartika)

Saat itu, SURYA.co.id juga melihat secara langsung ada pasien yang tengah mengalami gangguan spiritual atau yang juga disebut kesurupan.

Pasien wanita itu tergeletak di pelataran rumah warga, sambil ditemani keluarganya.

Wanita itu juga tampak mengerang dan berkata pada keluarga yang ada di sekelilingnya untuk melepaskan dirinya.

"Kowe iku raiso, meneng ae. Sing isok menengno aku mung Ningsih. Liyane podo raiso kabeh (Kamu itu nggak bisa, diam saja. Yang bisa menenangkan aku hanya Ningsih. Semuanya nggak akan bisa)," ucap wanita yang tampak tak sadarkan diri itu.

Sepanjang perjalanan menuju rumah Ningsih Tinamppi terdapat warga sekitar yang memanfaatkan kondisi tersebut dengan membuka warung makan.

Pengobatan Ningsih Tinampi yang tak selesai hanya satu atau dua jam itulah yang dimanfaatkan warga untuk membuka warung makan.

Tak hanya warung makan, warga juga membuka toilet umum yang ternyata banyak digunakan oleh pasien.

Dari pantauan SURYA.co.id di lokasi, pasien yang hendak melakukan pengobatan ke Ningsih Tinampi tak bisa langsung datang dan mendapat pengobatan.

Mereka harus melakukan pendaftaran dahulu. Bahkan, setelah mendaftar mereka masih harus menunggu panggilan untuk ditangani Ningsih Tinampi.

Saat mendatangi lokasi, SURYA.co.id juga menemui salah seorang pasien yang berasal dari Papua.

Dia mengaku telah mendaftar selama satu bulan untuk akhirnya dipanggil ke rumah Ningsih Tinampi dan melakukan pengobatan.

Bagi pasien Ningsih Tinampi yang tidak berdomisili di Pasuruan, memilih menunggu antrean sambil menginap di homestay yang berada di sekitar lokasi tersebut.

Saat tiba di kediaman Ningsih Tinampi, SURYA.co.id dihadapkan dengan banyaknya pasien yang tak hanya mengantre untuk mendaftar, namun juga mengantre untuk melakukan pengobatan.

Sumber: Surya
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved