Melihat Pasar Kenari: Tempat Para Pedagang Buku Menanti Millennial Mampir

Sepanjang lantai itu dari ujung ke ujung, puluhan kios-kios menjajakan buku-buku lama hingga terbitan terbaru.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Deretan kios buku di Pasar Kenari pada Jumat (27/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Pasar Kenari tak lagi hanya dikenal dengan sentra penjualan alat-alat listrik maupun teknik yang telah populer sejak bertahun-tahun lamanya.

Kini, pasar yang diresmikan pada akhir April 2019 silam oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan itu, telah berganti wajah menjadi lebih "millennial" dengan menjual buku-buku dengan konsep anak muda.

Pemandangan itu terlihat jelas, bila kita menuju ke lantai tiga pasar.

Sepanjang lantai itu dari ujung ke ujung, puluhan kios-kios menjajakan buku-buku lama hingga terbitan terbaru.

Deretan kios buku di Pasar Kenari pada Jumat (27/9/2019).
Deretan kios buku di Pasar Kenari pada Jumat (27/9/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Ada pula toko buku yang disubsidi pemerintah bernama Jakbook.

Toko itu menjual buku bagi para pelajar yang ingin membeli dengan harga terjangkau.

Para pengunjung yang datang juga dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan di pasar tersebut.

Fasilitas berupa tempat penitipan anak, ruang Laktasi hingga Co-working Space bisa dimanfaatkan oleh pengunjung.

Selain itu, pengunjung bisa melihat-lihat buku sembari menenggak segelas kopi di Bengkulen Kopi, tren toko kopi yang lagi digandrungi anak-anak milenials.

Di ujung sudut lantai itu juga berjejer foodcourt untuk para pengunjung menyantap makanan.

Pasar Kenari juga membuka Exhibition Hall yang diisi oleh berbagai kegiatan.

Pasar buku Jakbook di Pasar Kenari, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).
Pasar buku Jakbook di Pasar Kenari, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019). (KOMPAS.com/Ryana Aryadita)

Saat TribunJakarta.com menyambangi pasar itu pada Jumat (27/9/2019) siang, tengah digelar diskusi buku yang dihadiri antara lain oleh sejarawan JJ Rizal, dan sejarawan serat penulis buku, Peter Carey.

Kepala Pasar Kenari, Ziko Sitorus, mengatakan selepas diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta dari tangan swasta, Pasar Kenari telah berganti wajah.

Pemprov DKI mengubah lantai tiga pasar itu menjadi sentra buku untuk meningkatkan budaya literasi para generasi muda.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved