Begal Payudara di Surabaya: Kuli Bangunan Modus Minta No Ponsel Lalu Colek Mahasiswi

Seorang kuli bangunan bernama Ibnu (20) ditangkap setelah melakukan pelecehan kepada korbannya di wilayah Kertajaya, Surabaya.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Wahyu Aji
SURYA/WILLY ABRAHAM
Ibnu (20), begal payudara di Kertajaya Surabaya hanya bisa menutupi wajahnya di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (28/9/2019). 

TRIBUJAKARTA.COM, SURABAYA - Aksi pelaku begal payudara terjadi di Surabaya.

Seorang kuli bangunan bernama Ibnu (20) ditangkap setelah melakukan pelecehan kepada korbannya di wilayah Kertajaya, Surabaya.

Ibnu merupakan warga Medokan Semampir Surabaya yang ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

TribunJakarta.com mengutip TribunJatim.com terkait dengan peristiwa tersebut.

Korban Mahasiswi

Ibnu (20), begal payudara di Kertajaya Surabaya hanya bisa menutupi wajahnya di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (28/9/2019).
Ibnu (20), begal payudara di Kertajaya Surabaya hanya bisa menutupi wajahnya di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (28/9/2019). (SURYA/WILLY ABRAHAM)

Korban begal payudara adalah GI, mahasiswi berusia 24 tahun.

Kejadian bermula saat korban sedang mengendarai sepeda motor bersama adiknya untuk membeli makanan di Keputih Surabaya pada Rabu (25/9/2019) sekitar pukul 19.30 WIB.

Korban saat itu menggunakan hem warna hitam.

Pelaku dan korban berpapasan di Perumahan Kertajaya Indah Regency.

Melihat paras korban yang cantik, pelaku pun kepincut.

Modus Minta No Ponsel

Pelaku lalu memanggil korban berulang kali, namun korban tak merespons.

Hingga akhirnya korban diberhentikan.

"Mbak, tolong berhenti sebentar, saya mau minta nomor teleponnya," ucap Ibnu menirukan kata-katanya saat kejadian, di Mapolrestabes Surabaya.

Korban merespons dengan nada kesal.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved