Demo di Jakarta

Sampai Siang Ini Sisa Gas Air Mata Masih Terasa di Sekitar Perempatan Slipi

Pengendara sepeda motor yang melintas tampak langsung menutup kaca helmnya untuk meminimalisir pedihnya mata akibat terkena sisa gas air mata.

Sampai Siang Ini Sisa Gas Air Mata Masih Terasa di Sekitar Perempatan Slipi
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Situasi di Perempatan Slipi, Jakarta Barat siang ini. Di kawasan ini sisa gas air mata masih sangat terasa. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Sisa gas air mata sampai siang hari ini masih terasa di Perempatan Slipi, Jakarta Barat.

Pantauan TribunJakarta.com Pukul 10.40 WIB, selain di Perempatan Slipi, sisa gas air mata juga masih terasa di Jalan Petamburan dan Palmerah Utara.

Pengendara sepeda motor yang melintas tampak langsung menutup kaca helmnya untuk meminimalisir pedihnya mata akibat terkena sisa gas air mata.

Situasi di Perempatan Slipi, Jakarta Barat siang ini. Di kawasan ini sisa gas air mata masih sangat terasa.
Situasi di Perempatan Slipi, Jakarta Barat siang ini. Di kawasan ini sisa gas air mata masih sangat terasa. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

Sementara itu, pejalan kaki dan karyawan yang berada di kawasan tersebut juga mengenakan masker.

Sesekali mereka mengucek matanya lantaran perih terkena sisa gas air mata.

Sedangkan untuk batu dan kayu yang malam tadi memenuhi jalanan di kawasan ini, saat ini sudah dibersihkan.

"Ternyata sampai siang masih perih juga ya. Tadi aja sampai berhenti dulu buat ngucek mata," kata Indra, salah satu pengendara motor yang tengah berhenti di lampu merah Slipi, Jakarta Barat, Selasa (1/10/2019).

Diketahui, kawasan Slipi malam tadi memang menjadi salah satu titik kericuhan yang cukup parah.

Polisi sampai harus beberapa kali memukul mundur massa dengan gas air mata lantaran massa berusaha menyerang petugas dengan kembang api.

Kericuhan di kawasan Slipi sendiri baru bisa reda dan mulai kondusif sekitar Pukul 23.30 WIB malam tadi.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved