Ponsel Kepala BPS Tangsel Diretas, Lewat Pesan Singkat Pelaku Tipu Korban Minta Uang Jutaan Rupiah

Setelah ditanya perihalnya, pengirim pesan itu meminta uang sejumlah Rp 5 juta lewat transfer.

Ponsel Kepala BPS Tangsel Diretas, Lewat Pesan Singkat Pelaku Tipu Korban Minta Uang Jutaan Rupiah
ISTIMEWA
Tangkapan gambar percakapan permintaan uang yang mengatasnamakan diri sebagai Kepala BPS Tangsel, Ahmad Widianto. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pesan Whatsapp masuk, dari nomor 081344728268 dengan foto profil bergambar wajah Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tangerang Selatan (Tangsel), Ahmad Widianto.

Setelah ditanya perihalnya, pengirim pesan itu meminta uang sejumlah Rp 5 juta lewat transfer.

Uang diminta ditransfer ke nomor rekening CIMB Niaga: 703815068500, atas nama Asep Sutisna.

"Bisa kirim dana dulu di keluarga
bentar sore saya ganti soalnya
m-bangking saya lagi eror," tulis pengirim pesan Whatsapp yang atas namanya tertulis Ahmad Widianto itu.

Pesan tersebut diterima wartawan TribunJakarta.com secara langsung.

Saat dikonfirmasi ke nomor Ahmad Widianto yang sebenarnya, ia membantah.

Widianto mengatakan, ada pihak yang meminta uang kepada orang-orang yang ada di kontak ponselnya, atas nama dirinya.

"Saya enggak taju yang jelas itu bukan nomor saya. Tapi ngambil foto profil saya kemudian dia bisa mengakses phone book yang ada di HP. Jadi yang meminta uang mengatasnamakan saya itu bukan asli nomor saya, dia pakai nomor lain tapi mengatasnamakan saya," ujar Widianto saat dihubungi, Senin (7/10/2019).

Widianto, mengatakan sudah banyak yang melaporkan ke dia tentang usaha penipuan itu.

Namun belum ada yang mengaku tertipu dan mengirimkan uang.

"Yang kena hampir semua yang ada di phone book HP saya, dia meminta sejumlah uang sebanyak 5 juta dan akan diganti, kalau yang sudah tahu nomor saya pasti tau itu bukan saya," jelasnya.

Widianto mengatakan, belum sempat melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved