Pengprov DKI Jakarta Belum Tentukan Sikap Dukung Calon Ketum PP Perbasi

Pengprov Perbasi DKI Jakarta mengelar rapat pleno di Sekretariat Pengrov di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2019.

TRIBUNNEWS/ABDUL MAJID
Manajer sekaligus pemilik Tim Tanago Friesian Jakarta, Yos Paguno saat berbicara di jumpa pers Srikandi Cup Seri 2 di Hotel Amaris, Jakarta, Minggu (10/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, KUNINGAN - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) DKI Jakarta mengelar rapat pleno di Sekretariat Pengrov di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2019).

Agenda rapat pleno tersebut turut dihadiri langsung oleh seluruh perwakilan Pengkot/Pengkab se-DKI Jakarta.

Salah satu pembahasan dalam agenda rapat tersebut menentukan sikap mengenai dukungan kepada bakal calon (balon) ketua umum (ketum) PP Perbasi periode 2019-2023.

Seperti diketahui, dalam waktu dekat PP Perbasi akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) dan salah satu agendanya pemilihan ketua umum baru periode 2019-2023.

Ketua Pengprov Perbasi DKI Jakarta, Yos Paguno mengatakan, rapat pleno yang dilakukan hari ini untuk menentukan sikap dalam penyelenggaraan Munas.

Hasil dari rapat tersebut, Pengprov Perbasi DKI Jakarta mendukung penyelenggaraan Munas, tapi belum menentukan sikap dalam pemberian dukungan kepada calon ketua umum.

"Jadi dalam rapat pleno akhirnya kami mengambil sikap dari keputusan bersama. Kami dukung munas, tapi tidak dukung calon," kata Yos Paguno kepada awak media, Selasa (8/10/2019).

Malam-malam Satroni Kamar Bu Guru Ainun, Bukannya Untung Hamdani Malah Buntung

Jokowi Diminta Dengar Aspirasi Publik dalam Menyusun Kabinet

Menurut Yos, pihaknya akan terus mengikuti perkembangan mengenai balon ketum hingga pelaksanaan Munas.

Sejauh ini, baru incumbent Danny Kosasih yang siap mencalonkan diri menjadi calon ketum PP Perbasi.

Yos Paguno berharap ada calon alternatif lain yang memiliki kapasitas mumpuni untuk bisa memimpin Perbasi.

"Jika tidak ada calon alternatif, maka kami mungkin akan tetap mendukung incumbent. Selanjutnya, kami akan kasih pandangan bagaimana seharusnya organisasi ke depan yang baik dan sesuai AD/ART," papar Yos Paguno.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved