Satpas SIM Serpong Tangerang Selatan Mulai Terbitkan SIM Pintar, Ini Kelebihannya

Satpas surat izin mengemudi (SIM) Cilenggang, Serpong, yang merupakan bagian dari Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan.

Satpas SIM Serpong Tangerang Selatan Mulai Terbitkan SIM Pintar, Ini Kelebihannya
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Kepala Unit Regiden Satuan Lantas Polres Tangsel, Iptu Yosi Zulfa Putri, saat memamerkan SIM Pintar di Satpas SIM, Cilenggang, Serpong, Tangsel, Selasa (8/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) surat izin mengemudi (SIM) Cilenggang, Serpong, yang merupakan bagian dari Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel), mulai menerbitkan SIM Pintar per Selasa (8/10/2019).

Kepala Unit Regiden Satuan Lantas Polres Tangsel, Iptu Yosi Zulfa Putri, mengatakan, ke depannya, penerbitan SIM Pintar itu sudah dilakukan uji coba sebelumnya.

“Kami sudah lakukan uji coba sejak kemarin hingga malam hari, dan terhitung mulai hari ini hingga ke depannya, material SIM Pintar sudah bisa dicetak dan berlaku di Tangsel,” ujar Yosi di Serpong.

Jokowi Pernah Sidak ke Apartemen Robinson dan Geram, Kini Polisi Gerebek Lokasi Judi di Tempat Itu

SIM yang warnanya berbeda itu pun memiliki kelebihan.

Di dalam kartu yang bentuknya sama itu, terdapat cip yang di dalamnya terdapat identitas si pemilik dan rekaman penilangannya.

“SIM Pintar ini dapat menyimpan data pemegang SIM sudah berapa kali terganjar tilang oleh polisi,” ujarnya.

Sempat Tidak Tahu Menantunya Ditangkap Polisi, Elvy Sukaesih: Saya Enjoy Saja

Selain itu, SIM Pintar ke depannya akan bisa menyimpan uang elektronik dengan besaran maksimal Rp 2 juta.

Kartu itu juga bisa digunakan untuk pembayaran tol, tap kereta rel listrik (KRL) dan transaksi lain yang diintegrasikan.

“Untuk mengisi saldo bisa ke gerai ATM nya atau ke Mini market,” jelasnya.

Selain pembuat baru, pengguna SIM lama juga akan diganti denngan SIM Pintar saat akan memperpanjang masa berlakunya.

"Untuk biaya tetap sama dengan SIM yang lama, sesuai aturan Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2010,” jelasnya. (*)

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved