Selamatkan Diri dari Kebakaran, Warga Cawang Loncat dari Lantai 2 Rumah

Muhammad Sarmili (56), mengatakan tetangganya itu terpaksa melompat dari lantai dua rumahnya karena tak ada jalan menyelamatkan diri selain melompat.

Tayang:
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Permukiman warga RW 01 Kelurahan Cawang yang terbakar di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Hafis, satu warga RT 05/RW 01 Kelurahan Cawang diduga mengalami patah tulang saat menyelamatkan diri dari kobaran api yang melahap rumahnya pada Rabu (9/10/2019).

Muhammad Sarmili (56), mengatakan tetangganya itu terpaksa melompat dari lantai dua rumahnya karena tak ada jalan menyelamatkan diri selain melompat.

"Lantai satu rumahnya sudah terbakar, jadi enggak ada akses lagi. Makannya dia nekat lompat dari lantai dua, yang saya dengar sih patah tulang di kaki karena jatuh," kata Sarmili di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (10/10/2019).

Dugaan patah tulang karena saat melompat Hafis seketika jatuh ke aspal tanpa sempat diantisipasi warga.

Samih menuturkan warga tak semoga mengantisipasi lompatan Hafis karena saat kejadian sibuk memadamkan api.

"Langsung jatuh ke tanah, enggak ada ada yang jagain di bawah karena semua panik rumahnya terbakar. Karena luka jadi dibawa ke. RS Budi Asih," ujarnya.

Operasi Berjalan Lancar, Burung Cikalang Christmas Akan Dilepas ke Alam Sabtu Mendatang

Selama Rehabilitasi, Nunung Mengaku Punya Banyak Waktu Dekatkan Diri kepada Sang Pencipta

Selain Hafis, sejumlah anak juga mengalami sesak nafas karena terlalu banyak menghirup asap kebakaran.

Sementara sejumlah warga pingsan begitu melihat rumahnya diamuk si jago merah tanpa sempat menyelamatkan harta bendanya.

"Lemes lihatnya, saya sampai enggak bisa jalan. Yang ada di pikiran cuman menyelamatkan diri, karena pas kejadian kebanyakan warga belum pulang kerja," tuturnya.

Kepala Puskesmas Kramat Jati dr. Inda Mutiara belum dapat memastikan apakah Hafis mengalami patah tulang atau tidak.

Namun merujuk informasi yang diterima dari pihak RS Budi Asih, sudah tak ada warga yang sampai dirawat inap.

"Karena yang menangani RS Budi Asih. Tapi informasinya tidak dirawat inap, sudah diperbolehkan pulang. Semalam ada tiga warga yang dirujuk ke sana," kata Inda.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved