Merasa Ada yang Janggal dari Kematian Akbar Alamsyah saat Demo, Keluarga Berharap Bantuan Hukum

Kakak kandung Akbar Alamsyah (19), Fitri Rahmayani (25) tak ingin jasad adiknya dilakukan visum.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Suasana pemakaman Akbar Alamsyah (19) di TPU Cipulir pada Jumat (11/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Kakak kandung Akbar Alamsyah (19), Fitri Rahmayani (25) tak ingin jasad adiknya dilakukan visum.

Pasalnya, keluarga korban tak bersedia bila jasad Akbar dibedah.

Hal itu diungkapkan di TPU Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Jumat (11/10/2019).

"Tadinya saya pingin visum. Cuman saya kira visum cuma di-scan, ya. Ternyata harus dibongkar," ungkapnya saat ditanyai TribunJakarta.com pada Jumat (11/10/2019).

Para Pemain Muda Persija Jakarta Mendapat Angin Segar di Bawah Kepelatihan Edson Tavares

Padahal, Fitri menduga ada kejanggalan dalam tewasnya korban.

Itu bisa terlihat dari banyaknya luka di kepala Akbar Alamsyah.

Akbar pun harus menjalani cuci darah karena infeksi saluran kandung kemih di Rumah Sakit Polri.

"Akbar itu enggak punya penyakit apa-apa tapi tiba-tiba cuci darah. Ada infeksi saluran kandung kemih," terangnya.

Fitri juga sempat mengalami kesulitan untuk mencari keberadaan adiknya itu.

Sejak tanggal 25 September 2019, Fitri tak lagi melihat batang hidung Akbar.

Akhirnya, ia mengetahui keberadaan Akbar dari pesan berantai di media sosial.

"Tanggal 26 kejadiannya, tapi baru tanggal 27 kita baru tahu. Itu ada di Rumah Sakit Pelni," jelasnya.

Diduga Baru Berusia 2 Hari, Tali Pusar Jasad Bayi Dalam Kantong Plastik di Depok Masih Utuh

Keluarga Akbar pun membuka bantuan hukum yang ingin membantu mengungkap pelaku di balik tewasnya Akbar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved