Demo di Jakarta

Polda Metro Jaya: 5.500 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Gedung DPR MPR Hari Ini

5.500 personel gabungan tersebut terdiri dari TNI-Polri dan unsur dari Pemprov DKI Jakarta.

Polda Metro Jaya: 5.500 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Gedung DPR MPR Hari Ini
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Mahasiswa melindungi kepalanya dari terik saat demo di depan gerbang Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, SEMANGGI - Polda Metro Jaya menyiagakan 5.500 personel gabungan untuk mengantisipasi aksi demonstrasi di depan Gedung DPR MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari ini, Senin (14/10/2019).

"5.500 personel gabungan dipersiapkan untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Senin (14/10/2019).

5.500 personel gabungan tersebut terdiri dari TNI-Polri dan unsur dari Pemprov DKI Jakarta.

Meski begitu, Argo menyebut polisi hingga saat ini belum menerima informasi ada aksi unjuk rasa di depan DPR hari ini.

"Pemberitahuan (unras) ke Polda untuk hari ini belum ada," tutur Argo.

Koordinator Sebut Hoaks Kabar BEM SI Demo di Gedung DPR RI Hari Ini

Sebelumnya, sebuah pesan beredar melalui aplikasi WhatsApp yang menginformasikan adanya aksi unjuk rasa yang digelar pada 14 Oktober 2019.

Dalam pesan tersebut l, disebutkan bahwa aksi unjuk rasa digelar oleh BEM SI dengan jumlah massa sekitar 2.000 mahasiswa.

Dalam pesan singkat itu, para mahasiswa disebut akan menyampaikan tiga tuntutan, yakni meminta Presiden Joko Widodo untuk mencabut Revisi UU KPK 2002 dengan mengeluarkan Perppu.

Tuntutan selanjutnya adalah menolak revisi KUHP dan mendorong pemerintah bersikap mengenai pembakaran hutan di Riau serta menolak UU KPK. 

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved