Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri, Tulis Surat Wasiat Singgung Soal Balas Dendam

Seorang siswa SMP di Kota Kupang ditemukan tewas dalam keadaan tergantung, ditemukan oleh warga sekira pukul 08.30 WITA.

Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri, Tulis Surat Wasiat Singgung Soal Balas Dendam
Tangkapan Layar Pos-Kupang.com
Surat wasiat Yohan, siswa SMPN 9 Kota Kupang yang meninggal gantung diri 

Kembali membahas soal surat yang ditinggalkan korban.

Cegah Pengikisan Tanah Saat Musim Hujan, Petugas SDA Cipayung Lakukan Pengerukan Saluran Air

Keluarga dan para guru korban membenarkan, bahwa tulisan tangan di surat wasiat tersebut merupakan tulisan tangan korban.

"Kami sudah cocokan dengan tulisannya dia (korban) di sekolah," kata seorang guru kelas korban, Eti Wabang.

Berikut petikan surat wasiat korban yang ditulis sebelum bunuh diri.

"Untuk semua yang benci Yohan.

Terima kasih untuk bapabesa (paman) dan mambesa (bibi) untuk semua pengorbanan yang telah dilakukan untuk Yohan, Yohan minta maaf, Yohan jalan tanpa pamit...

Yohan sadar kalau Yohan sama sekali sonde (tidak) berguna untuk besa dong Yohan sonde pernah kerja...

Bapbesa/mambesa minta tolong Yohan melawan, Bapbesa mau jalan pi (pergi) mana-mana Yohan sonde ada hati untuk antar Bapbesa dengan motor Yohan minta maaf !!!

Yohan pikir Yohan bisa capai 2 tujuan hidup Yohan pribadi.... Tapi ternyata sonde bisa...

Yohan pung (punya) tujuan hidup tu (itu)

Halaman
1234
Penulis: Muji Lestari
Editor: Siti Nawiroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved