Jaksa Tolak Nota Keberatan Kriss Hatta, Anggap Dakwaan Sudah Sesuai Ketentuan

Jaksa menganggap dakwaannya kepada Kriss sudah memenuhi syarat formil dan materil sesuai Pasal 143 ayat 2 huruf a dan b KUHAP.

Jaksa Tolak Nota Keberatan Kriss Hatta, Anggap Dakwaan Sudah Sesuai Ketentuan
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Artis Kriss Hatta di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Rabu (16/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyampaikan tanggapannya atas nota keberatan atau eksepsi Kriss Hatta.

Pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2019), Jaksa bernama Indra Jaya pun menolak eksepsi Kriss Hatta.

"Menyatakan nota keberatan atau eksepsi dari penasihat hukum terdakwa Kriss Hatta ditolak atau tidak dapat diterima," kata Indra saat membacakan tanggapannya di ruang sidang.

Jaksa menganggap dakwaannya kepada Kriss sudah memenuhi syarat formil dan materil sesuai Pasal 143 ayat 2 huruf a dan b KUHAP.

"Melanjutkan pemeriksaan materi pokok perkara tindak pidana sesuai dakwaan Penuntut Umum," ujar dia.

Sebelumnya, Kriss Hatta melalui kuasa hukumnya menyebut dakwaan Jaksa melenceng dari fakta hukum.

Satu di antaranya adalah penulisan tanggal kejadian dugaan penganiayaan oleh Kriss Hatta.

10 Kendaraan Pick Up Terjaring Operasi Gabungan di Jakarta Barat, Pengemudi Ditilang Sudinhub

SMK di Depok Rusak Parah Diserang Sekelopok Orang, Guru: Ini Bukan yang Pertama Kali

"Pada dakwaan tertulis tanggal 7 April 2019, faktanya pada Laporan Polisi No: LP/2109/IV/2019 dan uraian singkat tertulis pada tanggal 6 April 2019," kata pengacara Kriss.

Namun, Jaksa tetap pada pendiriannya. Menurut Jaksa, peristiwa dugaan penganiayaan terjadi pada 7 April 2019 pukul 01.00.

Indra mengatakan, penulisan waktu kejadian pada 6 April 2019 merupakan kekeliruan dari pihak penerima laporan, yakni Polda Metro Jaya.

"Seharusnya dalam laporan Polisi dan uraian disebutkan kejadian perkara adalah 7 April 2019, bukan lagi 6 April 2019," ucap Indra.

Sidang perkara Kriss Hatta akan kembali digelar pada Rabu (23/10/2019) dengan agenda putusan sela.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved