Marak Penangkapan Teroris di Tambun Bekasi, Pemilik Wajib Minta Data Kependudukan Pengontrak

Dari hasil operasi tersebut, masih banyak didapati warga pengontrak yang belum mengurus surat kependudukan meski sudah tinggal selama bertahun-tahun

Marak Penangkapan Teroris di Tambun Bekasi, Pemilik Wajib Minta Data Kependudukan Pengontrak
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Kapolsek Tambun Kompol Siswo (tengah) bersama unsur Kecamatan Tambun Selatan melakukan operasi kependudukan di wilayah Kelurahan Jatimulya Bekasi. Kamis (17/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Maraknya aksi penangkapan terduga teroris di kawasan Tambun, Bekasi membuat polisi dan camat setempat menggelar operasi kependudukan untuk mendata warga yang bermukim di rumah kontrakan, Kamis (17/10/2019).

Dari hasil operasi tersebut, masih banyak didapati warga pengontrak yang belum mengurus surat kependudukan meski sudah tinggal selama bertahun-tahun di wilayah setempat.

"Setelah telah kita cek di sini, ada yang penduduk sini ada juga yang pendatang, jadi KTP pendatang, walaupun pendatang kita kordinasi ke bapak camat mengharapkan supaya mengurus domisili supaya jelas dan kita juga harapkan ada kepedulian juga dari pemilik kontrakan," kata Kapolsek Tambun Kompol Siswo.

Pemilik kontrakan kata Siswo, wajib meminta berkas kependudukan setiap penghuni agar, tidak ada lagi dijumpai pendatang gelap yang ternyata memiliki rekam jejak buruk. Parahnya lagi, terlibat dengan aktivitas terorisme yang belakangan marak terjadi.

"Jadi yang punya kontrakan jangan asal menerima orang yang tidak mau meninggalkan identitas walaupun dia mau membayar kontrakan dengan harga besar pemilik harus berani pula menolak jika dia tidak mau menyerahkan berkas identitas," jelas dia.

Denmark Open 2019: Balaskan Kekalahan Ginting, Tommy Sugiarto Wakil Pertama Lolos ke Perempatfinal

Penumpang TransJakarta Keluhkan Pelayanan di Shelter Terminal Rambutan, Ini Jawaban Kasatpel

Denmark Open 2019: 10 Wakil Indonesia Berjuang Mulai Sore Ini, Menanti Sihir Shesar Hiren Rhustavito

Gunawan pemilik kontrakan di kawasan Jatimulya mengatakan, operasi kependudukan yang dilakukan di kawasan rumah kontrakan miliknya sangat baik. Apalagi, tersiar kabar banyak didapati terduga teroris bermukim di rumah kontrakan tanpa identitas yang jelas.

"Saya sangat bangga aparat keamaan mengunjungi tempat saya, sangat apresiasi terlebih untuk meminmalisir pergerakan teroris wilayah saya disisir dan dikunjungi. Ini jadi tugas bagi kita sebagai pemilik kontrakan untuk menyelidiki siapa saja yang masuk ke kontrakan kita," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved