Menkopolhukam Wiranto Diserang
Ulama Minta Tragedi Penusukan Wiranto di Banten Tidak Timbulkan Perpecahan Umat Beragama
Para alim ulama di Kabupaten Tangerang imbau tragedi penusukan Wiranto di Banten tidak memecah persatuan umat beragama.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Meski mendapat penanganan khusus selama berada di rumah aman, R dipastikan tetap mendapat hak-haknya sebagai seorang anak.
"Anak itu hanya sebagai korban, bukan pelaku. Kami harus optimis agar mereka kembali memiliki pemahaman tentang NKRI. Untuk terapi di awal, kita pisahkan sampai dia memiliki adaptasi yang bagus," ujarnya.
Edi yakin anak terduga teroris bisa lepas dari paham radikal karena pernah menangani anak terduga teroris bom di Surabaya.
Dari yang sebelumnya tak mau menyanyikan lagu Indonesia Raya dan tak mau bermain dengan teman sebaya karena merasa 'berbeda'.
"Sebelumnya tidak mau menyanyikan Indonesia Raya, tidak mau menyatakan Pancasila dan bahkan tidak mau bermain dengan sebayanya. Sekarang setelah dirawat mereka mau bermain dengan teman-temannya," tuturnya.
Selain R, Edi menyebut pihaknya menangani 12 anak terduga teroris lain yang dirawat hingga nanti dipastikan tak terpapar paham radikal.
Selain berkoordinasi dengan Densus 88 Anti Teror, anak-anak terduga teroris ini dicek perkembangannya oleh pekerja sosial.
"Kami sudah lakukan pendekatan, kita datangkan pekerja sosial. Maksimun kami lakukan assesmen selama enam bulam. Setelah kondisi lingkungan sudah kondusif, kita kembalikan ke lingkungan," kata Edi.
Kondisi terkini Wiranto
Menkopolhukam Wiranto masih menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto.
Diketahui, Wiranto ditusuk saat tiba di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, usai menghadiri sebuah acara di Universitas Mathla'ul Anwar.
Wiranto menderita luka di tubuh bagian depan.
Saat kejadian, polisi mengamankan dua pelaku yang terdiri dari satu perempuan dan satu laki-laki.
Keduanya berinisial SA dan FA.
Polisi menyebut, para pelaku terpapar paham radikalisme ISIS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/wakil-bupati-tangerang-mad-romli-menghadiri-pengajian-ulama.jpg)