UPDATE Suami Bakar Istri di Surabaya: Respirator Mulai Dilepas, Begini Kondisi Kesehatan Putri
Kasus suami pembakar istri di Surabaya menunjukkan perkembangan. Kondisi korban, Putra Nalurita (19) mulai membaik setelah dirawat di RSUD Soetomo.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang suami membakar istrinya di Surabaya, Jawa Timur. Kondisi korban mulai membaik.
Setelah tiga hari dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya, kondisi Putra Nalurita (19), mulai membaik.
Dikutip dari TribunJatim.com, alat bantu pernafasan atau respirator yang digunakan Putri mulai dilepas dokter.
Selain itu, pasien sudah dapat berkomunikasi atau merespon tim dokter yang merawatnya.
"Kondisinya mulai membaik, alat bantu pernafasan kami lepas karena pasien sudah bisa berkomunikasi meski suaranya belum jelas. Itu pengaruh dari luka bakarnya," kata Humas RSUD Dr Soetomo, dr Pesta Parulian, Jumat (18/10/2019).
Pesta mengatakan, meski sudah membaik, pasien masih menjalani perawatan di ruang observasi intensif dan dalam pemantauan tim dokter.
Selama 2x24 jam pihaknya sempat mengkhawatirkan ada udara panas yang terhirup pasien saat terbakar melukai bagian dalam pernafasan.
Namun, hal tersebut tidak terjadi sehingga alat bantu pernafasan tersebut dapat dilepaskan.
"Artinya terhirupnya udara panas tersebut dapat diduga sementara tidak menciderai paru-paru hanya mungkin tenggorokan bengkak," kata Pesta.
Tim dokter akan terus mengevaluasi terhadap luka bakar dan akan melakukan pembersihan lanjutan untuk melihat kembali luas luka tersebut.
"Pencucian ulang, nanti kita hitung lagi luas lukanya yang terkena infeksi maupun tidak infeksi," tutup Pesta.
Polisi Masih Tunggu Keterangan Putri
Polrestabes Surabaya masih menunggu untuk meminta keterangan Putri Nalurita (19) pulih.
Putri Nalurita dibakar suaminya dibakar di rumah kos mereka di Ketintang Baru II Surabaya.
Korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo akibat luka bakar yang dialaminya.
"Kita belum bisa melakukan pemeriksaan korban. Sudah koordinasi dengan dokter. Dokter menyarankan 3-4 hari," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Jumat (18/10/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/suami-bakar-istri-6.jpg)