Kabinet Jokowi Maruf Amin
Bukan Menteri, Fadjroel Rachman Semringah Beberkan Tugas yang Diberikan Jokowi: Ini Penugasan Khusus
Kini setelah selesai bertemu dengan Jokowi, Fadjroel Rachman membeberkan tugas yang diberikan Jokowi kepadannya.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Siti Nawiroh
TRIBUNJAKARTA.COM - Mantan Aktivis 98 Fadjroel Rachman kembali mendatangi Istana Kepresidenan.
Fadjroel Rachman tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019), pukul 14.12 WIB.
Ia memakai kemeja putih seperti pakaian yang dikenakan calon-calon menteri yang lain.
TONTON JUGA
Fadjroel Rachman sebelumnya sudah merapat ke Istana pada Senin kemarin.
Dia mengaku diberi tugas oleh Presiden Jokowi di Kabinet Kerja Jilid II tapi masih merahasiakan jabatan yang bakal diembannya.
Kini setelah selesai bertemu dengan Jokowi, Fadjroel Rachman membeberkan tugas yang diberikan Jokowi kepadannya.
Namun Bukan sebagai menteri seperti yang ramai diberitakan.
Mulanya Fadjroel Rachman mengaku dirinya juga baru tahu terkait tugas barunya tersebut.
• Beda dari yang Lain, Basuki Hadimuljono Ngaku Bicara Lebih Lama dengan Jokowi: Karena Ada Bonus
TONTON JUGA
Ia mengatakan surat penugasannya, bahkan sudah ditanda tangani oleh Presiden Ketujuh itu.
"Akhirnya 22 Oktober 2019 saya tahu juga penugasan khusus yang diberikan presiden, dengan berdasarkan surat yang langsung ditanda tangani Pak Jokowi," kata Fadjroel Rachman dikutip TribunJakarta.com dari Kompas TV.
Fadjroel Rachman kemudian menjelaskan ia ditunjuk sebagai staf khusus bidang komunikasi alias juru bicara presiden
"Saya sebagai staf khusus bidang komunikasi alias juru bicara presiden per 21 Oktober. Sebenarnya kemarin itu sudah dibuatkan (suratnya)," tutur Fadjroel Rachman sambil tersenyum semringah.
• Ngaku Akan Jadi Menteri di Bidang Ini, Erick Thohir: Bukan Sesuatu yang Euforia
"Ternyata terbukti dengan surat yang sudah ditandangi tersebut," imbuhnya.
Fadjroel Rachman mengungkapkan ini adalah tugas khusus kedua yang diberikan Jokowi kepadanya.
Pantauan TribunJakarta.com Fadjroel Rachman sebelumnya menjabat sebagai Komisaris PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
• Lantang Akui Dipilih Jokowi Jadi Menhan, Masa Lalu Prabowo di Kopassus Dibeberkan Pengamat Politik
"Ini penugasan khusus presiden kedua saya," katanya masih sambil tersenyum.
Fadjroel Rachman mengatakan meski menjabat staf khusus bidang komunikasi ia tak harus meninggalkan posisinya sebagai komisaris di PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
"Masih bisa dilanjutkan sesuai dengan hukum," ucap Fadjroel Rachman.
SIMAK VIDEONYA:
Rekam Jejak
Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Fadjroel Rachman dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresidenan, Senin (21/10/2019) siang.
Ia mengaku diberi tugas oleh Jokowi untuk membantu pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Ada tugas yang memang disampaikan oleh beliau, tetapi, mengenai bentuk tugasnya, nanti akan diberitahukan secara langsung saja oleh presiden," ucap Fadjroel kepada awak media.
Pria yang lahir di Banjarmasin 17 Januari 1964 ini menyelesaikan strata satu di Jurusan Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB).
Namun, untuk jenjang S2 dan S3, ia mengambil program Manajemen Keuangan dan Moneter Fakultas Ekonomi Universias Indonesia.
Fadjroel merupakan salah satu aktivis pendukung Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019.
Dukungan tersebut juga diberikan saat Jokowi maju bersama dengan Jusuf Kalla pada Pilpres 2014.
Sejak masih mahasiswa, ia sudah cukup aktif dalam pergerakan mahasiswa.
Bahkan, ia menjadi salah satu aktivis yang turut menuntut turunnya presiden kedua RI, Soeharto pada 1998.