Breaking News:

Tersorot CCTV, Maling Minimarket di Kramat Jati yang Akibatkan Kerugian Rp 67 Juta Diburu Polisi

Polsek Kramat Jati masih berupaya memburu pelaku pembobolan minimarket di Jalan Dewi Sartika yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp 67 Juta

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kapolsek Kramat Jati Kompol Nurdin Arrahman (kiri) saat ditemui di Jakarta Timur, Selasa (22/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Unit Reskrim Polsek Kramat Jati masih berupaya memburu pelaku pembobolan minimarket di Jalan Dewi Sartika yang mengakibatkan kerugian materil sekitar Rp 67 juta.

Kapolsek Kramat Jati Kompol Nurdin Arrahman mengatakan pihaknya telah menerima rekaman CCTV toko yang menyorot aksi pelaku pada Jumat (18/10/2019).

"Kita sudah terima CCTV dari pihak toko, pelakunya tersorot. Sekarang kita masih proses lidik," kata Nurdin di Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2019).

Meski menyebut pelaku tersorot CCTV, dia enggan membeberkan berapa jumlah, apakah wajah pelaku tersorot, apakah identitas pelaku sudah diketahui.

Nurdin hanya menuturkan jajarannya masih berupaya yang membobol minimarket dengan cara merusak gembok rolling door.

"Nanti, nanti. Nanti kalau pelakunya sudah ditangkap kita pasti Informasikan ke masyarakat. Dari pihak minimarket sudah membuat laporan," ujarnya.

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati Iptu Dicky menuturkan pelaku yang diduga lebih dari satu orang tak hanya berhasil menggondol brankas.

Total kerugian Rp 67 juta berasal dari jumlah uang sekitar Rp 21 juta di brankas, dan sejumlah barang lain yang digasak pelaku.

"Yang hilang satu unit tablet seharga Rp 1,7 juta, alat pengecek barang seharga Rp 7,3 juta. Untuk barang dagangan yang hilang, nilainya sekitar Rp 32 juta," tutur Dicky, Sabtu (19/10/2019).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved