4 Oknum Pegawainya Jual 2,5 Kg Sabu, Badan Narkotika Nasional Bantah Itu Barang Bukti Kasus

Badan Narkotika Nasional (BNN) membantah sabu seberat 2,5 kilogram yang dijual empat oknum pegawai mereka merupakan barang bukti hasil pengungkapan.

4 Oknum Pegawainya Jual 2,5 Kg Sabu, Badan Narkotika Nasional Bantah Itu Barang Bukti Kasus
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kepala BNN Komjen Heru Winarko saat memusnahkan barang bukti hasil ungkap kasus di Jakarta Timur, Kamis (24/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Badan Narkotika Nasional (BNN) membantah sabu seberat 2,5 kilogram yang dijual empat oknum pegawai mereka merupakan barang bukti hasil pengungkapan kasus.

Kepala BNN Komjen Heru Winarko mengatakan pihaknya telah mengecek kelengkapan barang bukti yang diamankan BNN dari pelaku penyalahguna narkotika.

Namun dia tak menyebut dari mana empat anak buahnya yang diamankan Dirresnarkoba Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu mendapati sabu.

"Kita pastikan tidak, kita pastikan tidak. kita pastikan barang bukti tersebut bukan dari BNN," kata Heru di markas BNN, Jakarta Timur, Kamis (24/10/2019).

Tengok Kemegahan 10 Stadion yang Disiapkan PSSI Jadi Venue Piala Dunia U-20 2021

Bakal Calon Kades di Dua Kecamatan Tangerang Dikumpulkan, Polisi Data Potensi Kerusuhan

Setiap berhasil mengamankan narkoba dari para tersangka, barang bukti tersebut dicatat dan dijaga hingga akhirnya dimusnahkan.

Dalam pemusnahan barang bukti, Heru menuturkan tim labalotarium BNN selalu memastikan jenis narkoba agar tak ada oknum yang menggantinya.

"Dalam pemusnahan ini kita juga diawasi inspektorat sampai selesai. Nanti di akhir pemusnahan ini mereka yang akan mengalkulasikan," ujarnya.

Menanggapi empat anak buah yang tiga di antaranya merupakan oknum anggota Polri, Heru berharap agar hukuman mereka nantinya diperberat.

Dia juga berterima kasih kepada Dirresnarkoba Polda Metro Jaya yang menggagalkan transaksi sabu di satu apartemen kawasan Jakarta awal Oktober lalu.

Pegawai sipil BNN berinisial MR jadi pelaku pertama yang diamankan, disusul oknum anggota Polri berinisial MK yang diamankan saat membesuk MR di tahanan Polda Metro Jaya.

"Terima kasih Polda Metro Jaya menangkap yang bersangkutan lalu menghubungi kami. BNN bekerja sama dengan Polda Metro, kita bisa kembangkan. Ada dua oknum lagi yang dari sini (BNN)," tuturnya. (*)

Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved