5 Murid Tewas Tenggelam, SMP Budhaya III Diminta Beri Penjelasan

Dia berharap pihak SMP Budhaya III berbicara karena hingga sore ini keluarga belum menerima penjelasan dari sekolah.

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Proses pemakaman Christiano Arthur Immanuel Rumahorbo di TPU Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (27/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Meninggalnya lima siswa SMP Budhaya III Santo Agustinus akibat tenggelam di Sungai Gajeboh, Kampung Baduy, pada Jumat (25/10/2019) dalam kegiatan studi tur dipertanyakan keluarga korban.

Andi Malau (26), paman Christiano Arthur Immanuel Rumahorbo yang jadi satu korban berharap pihak sekolah segera menjelaskan kronologis musibah yang terjadi kepada keluarga.

Hal ini disampaikan Andi usai jenazah keponakannya dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit pada Minggu (27/10/2019) sekira pukul 13.00 WIB.

"Sehabis pemakaman ini selesai, saya berharap dari pihak sekolah untuk datang musyawarah ke rumah. Agar persoalan-persoalan sebelumnya tidak ada timbul yang tidak enak," kata Andi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (27/10/2019).

Dia berharap pihak SMP Budhaya III berbicara karena hingga sore ini keluarga belum menerima penjelasan dari sekolah.

Andi menuturkan pihak sekolah baru sebatas datang ke rumah menyampaikan ucapan duka cita sebelum dikebumikan sekira pukul 11.00 WIB tadi.

"Itu yang saya bilang saya harap pihak sekolah datang ke rumah, ketemu sama kita. Masing-masing wali korban juga mereka datangi. Saya sih berharap saja mereka datang ke rumah," ujarnya.

Meski dari orang tua keluarga lima korban belum ada pembicaraan terkait langkah yang mereka tempuh dalam penyelesaian musibah.

SDN Karang Rahayu 01 Bekasi Disegel Total, Guru Belum Tahu Mau Pindah Ke Mana

Disegel Total, Siswa SDN Karang Rahayu 01 Bekasi Belajar di Teras

Andi menuturkan kelima pihak keluarga korban sepakat meminta penjelasan SMP Budhaya III terkait sebab petaka yang menimpa.

"Ketika di rumah sakit kita sudah cerita bagaimana untuk ke depannya. Dan sama dengan saya mereka juga berharap pihak sekolah datang ke rumah masing-masing," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved