Musibah Kebakaran di RS Mayapada Kerugian Ditaksir Rp 500 Juta
"Kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta," kata Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran Jakarta Selatan saat dikonfirmasi, Selasa (29/10).
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Kebakaran di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, mengakibatkan kerugian hingga Rp 500 juta.
Hal itu dikatakan Sugeng, Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran Jakarta Selatan.
"Kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta," kata Sugeng saat dikonfirmasi, Selasa (29/10/2019).
Ia menjelaskan, area rumah sakit yang terbakar berada di lantai 5 ruang panel Tower 1.
Ruangan tersebut, jelas Sugeng, memiliki luas sekitar 6x8 meter.
Guna memadamkan api, pihaknya mengerahkan 11 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar).
"Unit tiba pukul 19.15. Proses pendinginan selesai pukul 02.20," ujar Sugeng.
Kasektor V Cilandak Sudin Penanggulangan Kebakaran Jakarta Selatan, Slamet, mengatakan penyebab kebakaran karena korsleting listrik.
"Panel listrik terbakar," kata Slamet.
Respon Bos Mayapada terkait musibah kebakaran
Bos Mayapada Group Dato Sri Tahir meninjau lokasi kebakaran di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019).
Pantauan TribunJakarta.com, Tahir tiba RS Mayapada sekitar pukul 22.00.
Setibanya di lokasi, Tahir langsung menuju gedung yang terbakar.
Gedung tersebut juga telah dipasang garis Polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/rumah-sakit-mayapada-lebak-bulus.jpg)