Sampai Siang Ini, Lokasi Kebakaran di Rumah Sakit Mayapada Masih Dipasang Garis Polisi
Namun, pantauan TribunJakarta.com Selasa (29/10/2019) pukul 11.30, Tower 1 RS Mayapada masih dipasang garis Polisi.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Kondisi di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, berangsur kondusif setelah dilanda kebakaran pada Senin (28/10/2019) malam.
Namun, pantauan TribunJakarta.com Selasa (29/10/2019) pukul 11.30, Tower 1 RS Mayapada masih dipasang garis Polisi.
Selain itu, sejumlah sekuriti terlihat berjaga di depan lobi Tower 1 RS Mayapada.
Hanya karyawan rumah sakit yang boleh melintasi garis Polisi dan masuk ke Tower 1.
Sebelumnya, kebakaran melanda ruang panel di lantai 5 Tower 1 RS Mayapada.
Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran Jakarta Selatan, Sugeng, mengatakan korsleting listrik menjadi penyebab terjadinya kebakaran.
Sementara, ia menjelaskan, area yang terbakar memiliki luas sekitar 6x8 meter.
"Total kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta," kata Sugeng saat dikonfirmasi.
Guna memadamkan api, pihaknya mengerahkan 11 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar).
Proses pemadaman hingga pendinginan selesai pada pukul 02.20.
Kerugian ditaksi Rp 500 juta
Kebakaran di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, mengakibatkan kerugian hingga Rp 500 juta.
Hal itu dikatakan Sugeng, Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran Jakarta Selatan.
"Kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta," kata Sugeng saat dikonfirmasi, Selasa (29/10/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/tower-1-rumah-sakit-mayapada.jpg)