Disebut Pengamat Bisa Cundangi Gibran Rakabuming di Pilwalkot, Didi Kempot Ketawa & Beri Pesan Ini
Hendri Satrio mengatakan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming bisa kalah dari Didi Kempot di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo 2020.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Wahyu Aji
Didi Kempot mengatakan ia lebih memilih tetap berkecimpung di panggung musik Tanah Air agar bisa menghibur para Sobat Ambyar -sebutan bagi penggemarnya- di seluruh Nusantara.

• Anies Baswedan Sebut E-Budgeting Warisan Ahok Terlalu Detail, Djarot Heran: Malah Menguntungkan Dong
"Ya saya maturnuwun saja. Saya mending didukung ajalah karya saya. Bisa bergoyang dengan Sobat Ambyar ajalah," ucap Didi Kempot.
"Tentu saja yang berani maju itu kan pastis semuanya pantas di situ. Kalau saya kan tidak, saya sebagai seniman aja di atas panggung," sambung sang pelantun "Pamer Bojo" itu.
Tentang pilkada Solo, Didi Kempot menyampikan pesan bijak kepada siapapun wali kota yang terpilih nanti.
"Ya siapa pun jadi wali kota di Solo harus bisa meneruskan program-program yang telah ditanamkan di Solo dari dulu zaman Pak Jokowi jadi wali kota," ujar Didi.
Langkah politik Gibran
Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, awalnya dikenal sebagai seorang yang antipolitik.
Namun beberapa bulan terakhir, Gibran ingin menunjukkan kontribusinya kepada masyarakat melalui kebijakan politiknya.
"Beberapa tahun terakhir ini saya mulai bertemu banyak orang. Saya beranggapan bahwa kalau begini-gini terus, orang yang bisa saya bantu itu cuma ya begini-gini saja," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/11/2019).
"Misal saya punya CSR. Saya punya les Inggris gratis muridnya sudah ribuan. Kalau saya cuma jadi pengusaha, yang bisa saya bantu cuma ribuan saja."
"Kalau saya bisa masuk politik, yang bisa saya bantu ya kalau di Solo 600.000 orang melalui kebijakan saya," kata dia.
Setelah bertemu dengan Wali Kota Surakarta sekaligus Ketua DPC PDIP Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, Gibran menyatakan siap terjun ke dunia politik.
Ia pun mendaftar sebagai anggota PDIP agar bisa maju pada Pilkada Solo 2020.
Bukan hanya itu, Gibran juga berkata akan menyerahkan beberapa bisnisnya kepada sang adik, Kaesang Pengarap.
Niatnya maju pada Pilkada Solo 2020 juga ditunjukkan Gibran dengan menemui pemimpin tertinggi PDIP, yaitu Megawati Soekarnoputri.