Percikan Api Kabel Tanah di Cikini, Begini Tanggapan PLN

Kejadian percikan api kabel bawah tanah, pada trotoar jalan kawasan Cikini, Jakarta Pusat, belum diketahui penyebabnya.

Percikan Api Kabel Tanah di Cikini, Begini Tanggapan PLN
Istimewa/Dokumentasi Kasudin Damkar Jakarta Pusat, Hardisiswan
Seorang petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan percikan api menggunakan APAR, di trotoar kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - SRM General Affairs PLN UID Jakarta Raya, Tris Yanuarsyah, mengatakan kejadian percikan api kabel bawah tanah, pada trotoar jalan kawasan Cikini, Jakarta Pusat, belum diketahui penyebabnya.

"Penyebab keluarnya api masih dalam penyelidikan. Indikasi awal karena kabel yang luka bisa terjadi karena vandalisme atau terkena pekerjaan lain," katanya, saat dihubungi wartawan, pukul 16.17 WIB, Minggu (3/11/2019).

Kata dia, petugas dari PLN sedang mengganti 23 meter kabel listrik tegangan rendah bawah tanah.

Nantinya, lanjut dia, kabel tersebut akan dipasang pipa pelindung.

Sebenarnya, kata dia, penanaman kabel tanah tegangan rendah ini telah selesai dan beroperasi pada awal September 2019.

Namun, setelah mendapat laporan adanya percikan pagi tadi, pihak PLN segera menangani.

"Petugas melakukan identifikasi awal mana saja yang terdampak padam. Pelanggan yang padam sudah dinyalakan dulu, menggunakan jalur listrik yang lain, sambil dilakukan proses perbaikan," katanya.

Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Kasudin Damkar) Jakarta Pusat, Hardisiswan, mengatakan percikan api telah dipadamkan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Kata Hardisiswan, penanganan kebakaran tersebut segera terpadamkan lantaran pos Sudin Damkar Jakarta Pusat berdekatan dengan lokasi kejadian.

"Sudah padam, penanganan dilakukan satu petugas menggunakan APAR. Itu lokasi tidak jauh dari pos Damkar Taman Ismail Marzuki," kata Hardisiswan, saat dihubungi wartawan, pukul 13.00 WIB, Minggu (3/11/2019).

Mengapa Penderita Stroke Harus Melakukan Hidroterapi? Ini Jawabannya

Merry Kembali Bekerja dengan Raffi Ahmad, Ayah Rafathar Sibuk Buat Prosesi Penyambutan: Ada Saran?

Dia melanjutkan, pemadaman api tersebut dilakukan pada pukul 07.30 WIB, hari ini.

Selanjutnya, kata dia, kasus kebakaran kabel ini akan ditangani pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Selanjutnya ditangani PLN, tidak ada informasi PLN selesai pukul berapa. Belum ada informasi, itu sepertinya proyek belum selesai," ujar Hardisiswan.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved