Fakta-fakta Kasus Septic Tank Meledak di Cakung, Polisi Ungkap Penyebabnya Karena Ada Gas

Fakta-fakta kasus septic tank meledak terjadi di rumah warga di Kav Puri JIEP Blok O, Kelurahan Jatinegara, Jakarta Timur, Polisi ungkap penyebabnya.

Penulis: Suharno | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Rekaman CCTV setelah septic tank di kediaman AS meledak, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (5/11/2019). 

Perihal metode SI memastikan septic tank sudah terkuras dengan cara menyulut api, Tom menuturkan hal tersebut merupakan kecerobohan.

"Iya biasanya (gas metana). Jadi ceroboh, pelakunya dia korbanya dia juga. Sebenarnya termasuk kecelakaan kerja," ujarnya.

Lantaran kedua pihak keluarga sepakat berdamai, Tom menyebut SPKT Polsek Cakung tak menerima laporan atas kasus yang menewaskan SI.

Mobil tangki sedot WC yang digunakan SI dan kini diamankan di Mapolsek Cakung pun besok sudah bisa diambil pihak keluarga SI.

"Mobilnya besok sudah bisa diambil pihak keluarga. Kita sudah minta keterangan dari kernet dan pihak korban atas kejadian kemarin," tuturnya.

Hasil PUBG Mobile PMCO SEA League Final, Bigetron RA Wakil Indonesia ke Prelims Global Final

Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Pihak keluarga AS selaku penyewa jasa sedot WC dan pihak keluarga SI (44) selaku sopir tangki sedot WC sepakat berdamai atas insiden meledaknya septic tank pada Senin (4/11/2019) sekira pukul 11.30 WIB.

Ketua RW 03 tempat AS tinggal, Ahmad Kana Firdaus mengatakan kedua pihak keluarga sepakat berdamai atas tewasnya SI yang terperosok ke dalam lubang septi tank.

“Keluarga kedua belah pihak berdamai, itu waktu di Rumah Sakit Harapan Jayakarta. Mereka tanda tangan di atas materai, disaksikan pihak kepolisian,” ungkap Ahmad ditemui di kediamannya, Selasa (5/11/2019).

Selain tak menuntut ganti rugi atas luka yang diderita AS akibat terhempas ledakan septic tank dan rusaknya bagian garasi rumah.

Ahmad menuturkan keluarga AS juga membantu biaya saat SI ditangani di RS Harapan Jayakarta dan pemakaman warga Duren Sawit, Jakarta Timur itu.

“Keluarga korban itu enggak nuntut apa-apa. Pemilik rumah di sini ikut bantu biaya untuk rumah sakit, bantu biaya pemakaman juga," ujarnya.

Seorang kerabat SI pun telah menemui keluarga AS dan menyatakan tak bakal menuntut ganti rugi sama sekali atas kecelakaan kerja tersebut.

Merujuk penuturan kerabat SI, pihak keluarga korban hanya meminta bantuan AS untuk mengambil mobil tangki yang diamankan di Mapolsek Cakung.

"Truk korban ini sekarang berada di Kantor Polsek Cakung. Masih apa, BAP ya. Keluarga korban udah minta bantuan ke Pak AS untuk ngambil truk. Karena truknya punya pribadi, bukan perusahaan," tuturnya.

Seorang pihak keluarga AS yang enggan menyebut nama membenarkan bila kedua pihak sepakat berdamai karena sama-sama berduka.

"Sudah mas, sudah berdamai. Keluarga korban juga enggak ingin ini dibesar-besarkan," kata seorang pria anggota keluarga AS. (TribunJakarta.com)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved