Dua Pekan Operasi Zebra Jaya di Bekasi, 5.000 Kendaraan Kena Tilang

Selama dua pekan operasi berlangsung, sebanyak 5.124 kendaraan berhasil terjaring razia dan dikenakan sanksi tilang.

Dua Pekan Operasi Zebra Jaya di Bekasi, 5.000 Kendaraan Kena Tilang
Istimewa/Polres Bekasi
Operasi Zebra Jaya Polres Metro Bekasi di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Polres Metro Bekasi telah merampungkan kegiatan Operasi Zebra Jaya 2019 yang berlangsung sejak 23 Oktober dan berakhir kemarin, Selasa, 5 November 2019 di wilayah hukum Kabupaten Bekasi.

Selama dua pekan operasi berlangsung, sebanyak 5.124 kendaraan berhasil terjaring razia dan dikenakan sanksi tilang.

Operasi tersebut berlangsung di sejumlah titik terutama di Jalan protokol seperti di Jalan Raya Fatahillah, dekat Terminal Kalijaya serta di Jalan Raya Lemah Abang, Cikarang.

"Jumlah pelanggar yang ditilang seimbang dibanding Operasi Zebra Jaya tahun lalu, hanya selisih satu pelanggar yang ditilang, kalau tahun lalu 5125 kendaraan, tahun ini 5124 kendaraan," kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, AKBP Tartono, Rabu, (6/11/2019).

Penggendara yang terjaring razia saat Operasi Zebra Jaya, kata Tartono, paling banyak merupakan pelanggar ketertiban lalulintas melawan arah.

Dari 5124 pengendara yang ditilang, 2091 diantaranya merupakan mereka yang melakukan tindakan pelanggaran tersebut.

Update Harga Kebutuhan Pokok di Bekasi, Cabai Merah Besar Rp 45.000 Per Kilogram

"Sasaran utama adalah mereka yang melanggar ketertiban, seperti melawan arah, tidak menggunakan helm, pengendara di bawah umur, surat-surat tidak lengkap, dan jenis pelanggaran lain," kata Tartono.

Selain melakukan tindakan tilang, polisi juga melakukan tindakan teguran kepada sejumlah pengedara saat operasi berlangsung. Jumlah pengedara yang ditegur sebanyak 554 orang.

Sedangkan untuk barang bukti hasil tindakan tilang pelanggar ketertiban lalulintas, polisi menyita sebanyak, 2.358 Surat Izin Mengemudi (SIM), 3.667 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan 99 unit kendaraan roda dua.

"Kami terus menghimbau agar selalu tatai rambu lalulintas, baik ada petugas maupun tidak ada petugas, karena kunci keselamatan berkendara adalah taat aturan berlalulintas," tegasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved