Mayoritas Pelanggar Lalu Lintas di Kota Bekasi Merupakan Pengendara di Bawah Umur

AKP Indira, mengatakan, selama dua pekan operasi tersebut, sebanyak 3.395 kendaraan terjaring razia dan dikenakan sanksi tilang.

Mayoritas Pelanggar Lalu Lintas di Kota Bekasi Merupakan Pengendara di Bawah Umur
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Operasi Zebra Jaya 2019 di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kota Bekasi, Senin, (4/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi Kota belum lama ini menggelar Operasi Zebra Jaya 2019 yang berlangsung selama dua pekan dari tanggal 23 Oktober dan berakhir 5 November lalu.

Wakil Kepala Satuan Lalulintas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Indira, mengatakan, selama dua pekan operasi tersebut, sebanyak 3.395 kendaraan terjaring razia dan dikenakan sanksi tilang.

"Kita sudah rampungkan Operasi Zebra Jaya 2019, dari dua pekan itu mayoritas pelanggar yang ditilang adalah pengendara di bawah umur," kata Indira, Jumat, (8/11/2019).

Indira menjelaskan, Operasi Zebra 2019 dilakukan di sejumlah titik di wilayah Kota Bekasi. Sasaran utama adalah jalan protokol seperti Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Sulatan Agung.

"Operasi juga digelar di polsek jajaran di jalan-jalan kota, utamanya adalah di jalan protokol dilakukan Satlantas Polres Bekasi Kota," jelas dia.

Pemprov DKI Jakarta bakal Tebang Pohon Lagi di Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat

Untuk pelanggar yang ditilang, petugas menyita barang bukti seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebanyak 1926 lembar, Surat Izin Mengemudi sebanyak 1443 lembar, serta 24 unit kendaraan roda dua dan dua unit kendaraan roda empat.

"Karena mayoritas pelanggar adalah pengendara di bawa umur kita tahan barang bukti STNK atau kendaraannya, tetapi untuk pelanggar lain seperti rambu, kelengkapan seperti helm lalu dia punya surat-surat lengkap kita tahan SIM-nya," jelas dia.

Selain melakukan penilangan, Operasi Zebra 2019 juga melakukan teguran ke sejumlah pengedara terutama mereka yang memiliki surat-surat lengkap, tetapi kedapatan kendaraannya atau perlengkapan berkendara tidak dilengkapi dengan standar.

"Ada 348 pengendara yang dilakukan teguran, seperti helm tidak standar," ujarnya.

Indira menghimbau kepada penegedara baik roda dua atau roda empat selalu mengutamakan keselamatan berkendara. Caranya melengakapi segela persyaratan surat-surat dan menaati peraturan lalulintas.

"Terutama untuk pengendara di bawah umur, jangan dibiarkan membawa kendaraan sendiri, orangtua harus memberikan pengertian kepada anak agar mentaati peraturan berkendara," imbaunya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved