Naturalisasi Fabiano Beltrame Rampung, Sempat Dikritik karena Usia Namun Dibela Iwan Bule
Fabiano Beltrame menuntaskan proses naturalisasinya dan resmi menjadi warga negara Indonesia setelah pengajuan naturalisasinya disetujui Komisi X DPR
Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Lama menunggu, akhirnya naturalisasi pemain Persib Bandung, Fabiano Beltrame beres.
Fabiano Beltrame resmi jadi Warga Negara Indonesia, Kamis (7/11/2019) kemarin.
Fabiano Beltrame menuntaskan proses naturalisasinya dan resmi menjadi warga negara Indonesia setelah pengajuan naturalisasinya disetujui Komisi X DPR RI pada Kamis (7/11/2019).
Persetujuan pengajuan naturalisasi Fabiano diputuskan dalam Rapat Kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, beserta jajarannya di Ruang Rapat Gedung Nusantara I Kompleks DPR/MPR.
Selain Fabiano, pemain basket asal Amerika Serikat, Peyton Alexis Whitted, juga disetujui naturalisasinya.
Peresmian Fabiano sebagai warga negara Indonesia akan memuluskan langkahnya dalam berkarir sebagai pemain sepak bola di Tanah Air.
Sebelumnya, Fabiano tidak bisa berlaga di kompetisi Liga 1 2019 karena masih terkendala proses naturalisasi.
Fabiano da Rosa Beltrame mengaku gugup (nerveous) saat hadir dalam Rapat Kerja antara Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainuddin Amali dengan Komisi X DPR RI, di Ruang Rapat Gedung Nusantara I Kompleks DPR/MPR, Kamis (7/11/2019).
Dalam Raker itu, bersama pemain basket Peyton Alexis Whitted asal Amerika Serikat (AS) , Fabiano mendapat persetujuan dari Komisi X DPR menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Fabiano dan Peyton harus melafalkan teks Pancasila, sebelum Komisi X DPR menyetujui permohonan Kewarganegaraan dua atlet tersebut.
"Tadi nerveous. Lebih nerveous sekarang ketimbang main di stadion yang dipenuhi banyak penonton," ucap Fabiano usai Raker di Komisi X DPR RI.
Pengalaman perdana bertemu pejabat penting negara yakni DPR menjadi faktor Fabiano merasa gugup, saat hadir di Raker.
"Baru kali ini kita bicara dengan orang-orang penting di negeri ini. Jadi ada rasa takut salah omong," jelas Fabiano.
Kini rasa gugupnya hilang sesaat Komisi X DPR menyetujui pernohobannya menjadi WNI.
Rasa gugupnya kini berganti bahagia.
"Semuanya berjalan lancar dan selesai semua," ucapnya.
Fabiano menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak dan masyarakat Indonesia yang membantu dan mendukung proses naturalisasi.
Meski usianya terbilang tidak muda lagi, 37 tahun, ia pastikan akan terus berkontribusi mengharumkan nama Indonesia di dunia srpakbola.
Baginya, usia bukan menjadi halangan untuk terus berprestasi. Hal itu sudah ia buktikan menjadi topskor dalam kompetisi sepakbola nsdional pada tahun lalu.
"Waktu di Madura United, saya mencatatkan diri menjadi topskor. Saya, stopper paling subur cetak gol," tegasnya.
Ia pun bertekad untuk mewakafkan dirinya bagi dunia sepakbola Indonesia, kalau nanti akan pensiun menjadi pemain.
"Saya berjanji akan mengharumkan nama Indonesia dimanapun saya berada," tegasnya.

Dikritik karena usia
Penantian Persib Bandung dan Fabiano Beltrame soal naturalisasi sang bek berakhir sudah.
Pemain asal Brasil, Fabiano Beltrame, resmi menjadi warga negara Indonesia. Hanya, mantan pemain Madura United itu sempat dikritik.
Naturalisasi Fabiano Beltrame pada usia 37 tahun dikhawatirkan "sia-sia" karena akan minim kontribusi untuk sepakbola Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, membela pemain yang berposisi sebagai bek tersebut.
Menurut Iwan Bule, Fabiano Beltrame masih bisa berkontribusi bagi sepak bola Indonesia.
Bek Persib Bandung asal Brasil, Fabiano Beltrame, telah resmi menjadi warga negara Indonesia setelah pengajuan naturalisasinya disetujui Komisi X DPR RI pada Kamis (7/11/2019).
Persetujuan pengajuan naturalisasi Fabiano diputuskan dalam Rapat Kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, beserta jajarannya di Ruang Rapat Gedung Nusantara I Kompleks DPR/MPR.
Selain Fabiano Beltrame, pemain basket asal Amerika Serikat, Peyton Alexis Whitted, juga disetujui naturalisasinya.
"Komisi X DPR RI dapat memberikan rekomendasi kewarganegaraan RI kepada saudara Fabiano da Rosa Beltrame dan saudari Peyton Alexis Whitted," ujar Ketua Komisi X, Syaiful Huda, dilansir Bolasport.com dari Tribun.
"Dengan catatan penetapan kewarganegaraan RI ditetapkan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya lagi seraya mengetuk palu.
Peresmian Fabiano Beltrame sebagai warga negara Indonesia akan memuluskan langkahnya dalam berkarir sebagai pemain sepak bola di Tanah Air.
Sebelumnya, Fabiano Beltrame tidak bisa berlaga di kompetisi Liga 1 2019 karena masih terkendala proses naturalisasi.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, yang juga menghadiri raker tersebut memberikan komentar tentang Fabiano.
Menurut Iwan Bule, meski telah berusia matang, Fabiano Beltrame masih memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi sepak bola nasional.
Sebagai informasi, Fabiano sempat mendapat kritikan dalam raker tersebut karena telah berusia 37 tahun.
"Dari segi teknik dan permainan masih bagus, kan bisa saja setelah pensiun dijadikan pelatih atau konsultan. Kita hargai yang bersangkutan," tutur Iwan seperti dikutip Bolasport.com dari Antara News.
Fabiano sendiri menanggapi dengan santai kritikan tersebut dan tidak menganggapnya sebagai teguran.
"Sejak 2005 respons orang-orang selalu baik kepada saya dan ini jadi semangat saya untuk terus membawa nama Merah Putih ke mana pun saya bertanding," kata Fabiano dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang fasih.
"Memang saya sudah tidak lagi muda, tapi saya yakin bisa memberi yang terbaik," ucapnya menandaskan.
Fabiano memulai karier sepak bola di Indonesia sejak 2005 dengan menjadi pemain Persela Lamongan.
Ia sempat berpindah-pindah ke Persmin Minahasa (2007-2008), kembali ke Persela (2008-2011), Persija Jakarta (2011-2014), Arema Cronus (2014-2015).
Terakhir sebelum gabung Persib Bandung pada Maret 2019, Fabiano Beltrame membela Madura United (2016-2018).

Respons Ketua Umum PSSI
Tuntasnya proses naturalisasi bek Persib, Fabiano Beltrame mendapat perhatian dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.
Iwan Bule, sapaannya, menyambut positif atas resminya Fabiano Beltrame menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Bek Persib Bandung asal Brazil, Fabiano Beltrame, telah menuntaskan proses naturalisasinya dan kini resmi menjadi warga negara Indonesia setelah pengajuan naturalisasinya disetujui Komisi X DPR RI pada Kamis (7/11/2019).
Persetujuan pengajuan naturalisasi Fabiano diputuskan dalam Rapat Kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, beserta jajarannya di Ruang Rapat Gedung Nusantara I Kompleks DPR/MPR.
Selain Fabiano, pemain basket asal Amerika Serikat, Peyton Alexis Whitted, juga disetujui naturalisasinya.
"Komisi X DPR RI dapat memberikan rekomendasi kewarganegaraan RI kepada saudara Fabiano da Rosa Beltrame dan saudari Peyton Alexis Whitted," ujar Ketua Komisi X, Syaiful Huda.
• Live Streaming Timnas U-19 Indonesia Vs Hong Kong Live RCTI, Fakhri Husaini Waspadai Hal Ini
• Ditangkap Polisi, Terungkap Alasan Pelaku Siram Air Keras ke Anak Anjing Hingga Tewas
• Dewi Tanjung Emosi Pertanyakan Mata Novel yang Rusak, Saor Siagian: Anda Tak Punya Sisi Kemanusiaan!
• Empat Paman Ini Diringkus Polisi Geram Korban Hamili Sang Keponakan di Pondok Aren
• Timnas U19 Indonesia Vs Hong Kong: Fakhri Husaini Siapkan Strategi Khusus, Pelatih Tim Tamu Khawatir
"Dengan catatan penetapan kewarganegaraan RI ditetapkan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya lagi seraya mengetuk palu.
Peresmian Fabiano sebagai warga negara Indonesia akan memuluskan langkahnya dalam berkarir sebagai pemain sepak bola di Tanah Air.
Sebelumnya, Fabiano tidak bisa berlaga di kompetisi Liga 1 2019 karena masih terkendala proses naturalisasi.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, yang juga menghadiri raker tersebut memberikan komentar tentang Fabiano.
Pria yang kerap disapa Iwan Bule tersebut menilai Fabiano masih bisa berkontribusi bagi sepak bola Indonesia.
Meskipun Fabiano telah berusia matang, Iwan melihat ia masih memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi sepak bola nasional.
Sebagai informasi, Fabiano sempat mendapat kritikan dalam raker tersebut karena telah berusia 37 tahun.
"Dari segi teknik dan permainan masih bagus, kan bisa saja setelah pensiun dijadikan pelatih atau konsultan. Kita hargai yang bersangkutan," tutur Iwan seperti dikutip Bolasport.com dari Antara News.
Fabiano sendiri menanggapi secara santai kritikan tersebut dan tidak menganggapnya sebagai teguran.
"Sejak 2005 respons orang-orang selalu baik kepada saya, dan ini jadi semangat saya untuk terus membawa nama Merah Putih ke mana pun saya bertanding," kata Fabiano dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang fasih.
"Memang saya sudah tidak lagi muda, tapi saya yakin bisa memberi yang terbaik," ucapnya menandaskan.
Fabiano memulai karier sepak bola di Indonesia sejak 2005 dengan menjadi pemain Persela Lamongan.
Ia sempat berpindah-pindah ke Persmin Minahasa (2007-2008), kembali ke Persela (2008-2011), Persija Jakarta (2011-2014), Arema Cronus (2014-2015), dan membela Madura United (2016-2018) sebelum akhirnya berlabuh di Persib Bandung pada Maret 2019. (TribunJabar)