Dewi Tanjung Pertanyakan Mata Novel yang Rusak, Saor Siagian Emosi: Anda Tak Punya Sisi Kemanusiaan!

Dewi Tanjung terlibat adu mulut dengan Saor Siagian ketika mempertanyakan posisi mata Novel Baswedan yang rusak.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Rr Dewi Kartika H
Kolase TribunJakarta/Tribunnews
Saor Siagian - Dewi Tanjung 

TRIBUNJAKARTA.COM - Politisi PDIP Dewi Tanjung tampak emosi ketika mempertanyakan posisi mata Novel Baswedan yang rusak akibat penyiraman air keras.

Bahkan, Dewi Tanjung terus mencecar pertanyaan tersebut kepada kuasa hukum Novel Baswedan, Saor Siagian.

Dewi Tanjung mempertanyakan posisi mata Novel Baswedan yang rusak karena ia merasa ada janggal dalam hal tersebut.

TONTON JUGA:

Hal tersebut terjadi ketika Dewi Tanjung dan Saor Siagian menjadi narasumber di program acara Kabar Petang Tv One dilansir pada Jumat (8/11/2019).

Mulanya, Dewi Tanjung menuturkan informasi yang didapatkannya di berita mengenai kasus Novel Baswedan.

Novel Baswedan Laporkan Balik ke Polisi, Dewi Tanjung Malah Bersyukur

"Saya baca di media, Novel melakukan operasi osteo odonto keratoprosthesis (OOKP), matanya rusak. Saya bertanya mata sebelah mana yang rusak? kanan atau kiri? Anda lawyernya loh," tutur Dewi Tanjung seraya emosi.

Saor Siagian menjelaskan, Dewi Tanjung dipersilahkan untuk mempertanyakan kondisi medis Novel Baswedan kepada pihak berwenang.

Novel Baswedan - Dewi Tanjung
Novel Baswedan - Dewi Tanjung (Kolase Tribunnews)

"Saya persilahkan anda pergi ke Jakarta Eye Center untuk memastikannya. Saya bukan dokter," tutur Saor Siagian.

Saor Siagian lebih lanjut mengatakan, sumber dokumen medis Novel Baswedan dikeluarkan berdasarkan dokter yang merawatnya.

"Anda mempertanyakan kebenaran soal mata Novel, maka anda relevan pergi ke RS JEC. Tanya ke dokter berkaitan hal tersebut. Kalau mau detail lagi, tanya ke polisi dan Komnas HAM," jelas Saor Siagian.

Pengalaman & Jejak Dewi Tanjung Pelapor Novel, Pernah Adukan Amien Rais & Tak Lolos ke Senayan

Tak puas dengan jawaban Saor Siagian, Dewi Tanjung kian emosi menuturkan bahwa bukan tugasnya untuk pergi ke Jakarta Eye Center untuk mengecek hal tersebut.

"Itu urusan penyidik pak. Tak mungkin RS memberikan data medis pasien lain ke saya, peraturan RS enggak ada seperti itu," tegas Dewi Tanjung.

"Tadi katanya anda melihat posisi mata Novel yang rusak sebelum wawancara ini. Anda bilang Novel harus membaca dengan jarak dekat, maka itu saya tanyakan posisi mata yang rusak sebelah kanan atau kiri?" sambungnya.

Dewi Tanjung menuturkan, jawaban dari Saor Siagian tersebut tak jelas dan membuat blunder.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved