Liga 1 2019

H-2 Persija Jakarta Vs Borneo FC: Misi Bangkit Pesut Etam dan Ancaman 2 Pilar Macan Kemayoran

Klub kebanggaan Persija Jakarta bakal meladeni Borneo FC dalam laga tunda pekan keempat Liga 1 2019. Bagaimana persiapan kedua klub?

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
Instagram @Borneofc
Pemain Persija Jakarta dan Borneo FC bersaing mendapatkan bola lambung dari tendangan penjuru pada pertandingan pekan ke-21 Liga 1 2019 di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (27/9/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Klub kebanggaan masyarakat Ibukota Persija Jakarta bakal meladeni Borneo FC dalam laga tunda pekan keempat Liga 1 2019.

Laga Persija Jakarta Vs Borneo FC tersaji di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (11/11/2019).

Borneo FC membawa misi bangkit dari hasil minor saat menghadap Macan Kemayoran.

Tim berjuluk Pesut Etam itu mendapat hasil tidak maksimal pada tiga laga terakhir Liga 1 2019.

Misi Kebangkitan

Pelatih Borneo FC, Roberto Carlos Mario Gomez, mengajak pemainnya untuk bangkit dari keterpurukan menjelang laga kontra Persija Jakarta.

Borneo FC hanya mampu mendapatkan dua poin dari dua laga away dan satu pertandingan kandang.

Hasil ini membuat Pesut Etam terlempar dari tiga besar klasemen sementara Liga 1 2019.

Setelah ini, Borneo FC akan menghadapi Persija Jakarta pada laga tunda pekan keempat Liga 1 2019.

Pelatih Borneo FC, Roberto Carlos Mario Gomez, mengajak anak asuhnya untuk bangkit dari keterpurukan.

"Kami harus dapat kembali bangkit," kata Gomes dikutip BolaSport.com dari situs resmi Borneo FC.

Menurut Gomez, Pesut Etam harus mengoptimalkan sembilan laga tersisa.

"Di sisa pertandingan yang ada ini, kami jangan sampai kehilangan poin," ujar Gomez menambahkan.

Bakal Bawa 18-20 Pemain

Borneo FC sedang mencari momen kebangkitannya saat menghadapi Persija Jakarta dalam laga tunda pekan keempat Liga 1 2019.

Borneo FC dijadwalkan melawan Persija Jakarta di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, pada Senin (11/11/2019).

Dalam laga tunda pekan keempat tersebut, Borneo FC ingin mendapatkan momen kebangkitan setelah performanya menurun beberapa pekan terakhir.

Tim berjulukan Pesut Etam tersebut dalam tiga laga terakhir gagal memberikan satupun kemenangan kepada suporternya, Pusamania.

Terakhir, Borneo FC harus puas berbagi poin dengan Perseru Badak Lampung FC setelah laga berakhir dengan skor imbang 1-1.

Padahal, laga menghadapi Badak Lampung digelar di depan publik Stadion Segiri, Samarinda, markas Borneo FC sendiri.

Untuk itu, Borneo FC bertekad menyudahi catatan kurang baik tersebut ketika berhadapan dengan tim dengan julukan Macan Kemayoran itu.

Bertandang ke Bekasi, asisten pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin mengungkapkan, para pemain yang dibawa masih akan dipersiapkan sedemikian rupa.

"Kami akan bawa 18-20 pemain. Siapa yang akan dibawa masih melihat kesiapan mereka masing-masing. Besok (hari ini) kami umumkan," ucap Amir dikutip BolaSport.com dari laman resmi Liga Indonesia.

Menghadapi Persija, Borneo FC sebetulnya leluasa dalam menentukan pilihan pemain yang akan dibawa.

Sebab, banyak dari pemain inti mereka dalam kondisi fit dan siap tanding, seperti bek asing andalan Borneo FC, Javlon Guseynov, yang pekan lalu absen lantaran akumulasi kartu kuning.

"Alhamdulillah semua pemain dalam kondisi baik," kata Amir.

"Selama persiapan latihan juga bersemangat. Kami optimistis bisa meraih poin di Jakarta," tuturnya menambahkan.

Harapan Presiden Borneo FC

Presiden klub Borneo FC, Nabil Husein, berbicara kepada media saat memperkenalkan Dejan Antonic (kiri) sebagai pelatih baru di Samarinda, Rabu (28/3/2018).
Presiden klub Borneo FC, Nabil Husein, berbicara kepada media saat memperkenalkan Dejan Antonic (kiri) sebagai pelatih baru di Samarinda, Rabu (28/3/2018). (PUSAMANIABORNEO/TWITTER)

Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin, berharap timnya mampu bangkit saat menghadapi Persija Jakarta.

Borneo FC akan menghadapi Persija Jakarta dalam laga tunda pekan keempat di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi pada Senin (11/11/2019).

Jelang laga tersebut, Borneo FC sedang dalam performa kurang baik usai melewati tiga laga tanpa satupun kemenangan.

Menghadapi PSIS Semarang pada pekan ke-25, Borneo hanya mampu membawa pulang satu poin usai ditahan imbang 2-2.

Bertandang ke markas Barito Putera pada pekan ke-26 tim berjulukan Pesut Etam tersebut tak mampu berbuat banyak saat kalah 0-1.

Terakhir, menjamu Perseru Badak Lampung FC, Borneo FC juga harus rela berbagi poin setelah sang tamu memaksa pertandingan berakhir dengan skor akhir 1-1.

Performa tersebut seolah berbalik 180 derajat daripada Borneo FC yang mampu menumbangkan sang pemuncak klasemen sementara, Bali United, 6-0 di Stadion Segiri, Samarinda 18 Oktober 2019.

Jelas saja memburuknya performa Borneo FC mendapat perhatian dari sang presiden klub, Nabil Husein.

Nabil menegaskan, Borneo FC wajib mendapatkan hasil positif ketika menghadapi Persija Jakarta.

Menurut Nabil, target tersebut diperlukan sebagai penebusan dosa di mana Borneo FC gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.

"Kami harus ganti poin yang hilang melawan Persija," ujar Nabil dikutip BolaSport.com dari laman resmi Liga Indonesia.

"Walau berat ya harus optimistis. Tidak boleh lengah lagi," ucapnya menegaskan.

Nabil menyoroti permainan timnya yang dinilai sedang mengalami penurunan.

Hal tersebut sangat terasa dampaknya kepada hasil akhir pertandingan.

"Harus ada evaluasi dan staf pelatih pasti punya solusi," Kata Nabil.

"Kami dari manajemen berharap Borneo FC bisa kembali ke tren positif," tuturnya menutup.

Mario Gomez Ungkap Kekurangan Timnya

Pelatih Borneo FC Mario Gomez usai laga Borneo FC vs Semen Padang (24/8/2019)
Pelatih Borneo FC Mario Gomez usai laga Borneo FC vs Semen Padang (24/8/2019) (TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Pelatih Borneo FC, Roberto Carlos Mario Gomez, mengutarakan kekurangan timnya setelah tak kunjung menang di tiga laga terakhir Liga 1 2019.

Borneo FC gagal mendapatkan poin optimal di tiga laga terakhir Liga 1 2019.

Tim berjulukan Pesut Etam itu hanya meraih dua poin dari dua laga tandang dan satu kandang.

Dua poin didapatkan Borneo FC tatkala menahan imbang PSIS Semarang dan Perseru Badak Lampung FC.

Sedangkan satu laga lain, Pesut Etam dipaksa menyerah 0-1 pada derbi Kalimantan kontra Barito Putera.

Kondisi ini membuat pelatih Borneo FC, Roberto Carlos Mario Gomez, mengevaluasi permainan Lerby Eliandry dkk.

Pelatih asal Argentina itu menilai Borneo FC masih sering kehilangan konsentrasi di menit akhir pertandingan.

"Memang kami sudah sering kehilangan momentum untuk mendapatkan tiga poin. Tetapi kami harus tetap berlatih dan berkembang atas kesalahan di beberapa pertandingan terakhir," kata Gomez dikutip BolaSport.com dari situs resmi Borneo FC.

Eks juru latih Persib Bandung itu berharap para pemain Borneo FC tidak mengulangi kesalahan pada laga berikutnya.

"Kami juga harus mengembangkan situasi, jangan sampai terjadi lagi seperti di pertandingan terakhir," ujarnya menambahkan.

Tak hanya konsentrasi, Gomez menilai Borneo FC juga beberapa kali gagal memanfaatkan peluang dengan optimal.

"Permasalahannya adalah kami mendapat peluang itu baik dari sisi kanan dan kiri tetapi tidak ada yang berbuah gol. Ini yang harus kami benahi dalam latihan," tuturnya mengakhiri.

Setelah ini, Pesut Etam akan menjalani dua laga tandang beruntun melawan Persija Jakarta pada Senin (11/11/2019) dan PSS Sleman Rabu (22/11/2019).

Ancaman 2 Pilar Persija Jakarta

Pilar Persija Jakarta Riko Simanjuntak Raih ASEAN Best Starting XI 2019
Pilar Persija Jakarta Riko Simanjuntak Raih ASEAN Best Starting XI 2019 (Media Persija)

Borneo FC akan menjalani laga tunda Liga 1 2019.

Mereka akan melawan Persija Jakarta, Senin (11/11/2019) di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.

Mengadapi tim ibu kota, skuad Borneo FC tidak boleh lengah. Terutama dalam mengawasi pergerakan dua pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak dan Marco Simic.

Asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amirudin mengakui kedua pemain itu bisa membahayakan gawang Borneo FC.

Baik Riko Simanjuntak dan Marco Simic mempunyai kemampuan lebih dibandingkan pemain Persija yang lain.

"Riko bagus penetrasi, crossing. Kalau Simic finishing yang bagus karena sebagai target man," katanya kepada Tribunkaltim.co, Jumat (8/11/2019).

Ramalan Zodiak Besok, Minggu 10 November 2019: Gemini Lebih Peka, Taurus Cenderung Gelisah

UPDATE Driver Ojol Wanita Tewas di Rusun Cakung: Teriakan Dini Hari, Korban Melawan dan 11 Tusukan

PSI Soroti Penyertaan Modal Daerah untuk Proyek JIS yang Mengalami Kenaikan Drastis

Akan tetapi pada pertandingan nanti, dia tidak menugaskan pemain khusus. Siapa yang berada dekat dengan kedua pemain itu wajib mematikan pergerakannya.

"Kita harus waspadai saja, karena kalau kita fokus mematikan nanti kita tidak fokus di tim. Siapa yang terdekat wajib menghalau," ujarnya.

Borneo FC rencananya akan bertolak ke Bekasi pada Sabtu (9/11/2019) dengan membawa 20 pemain. (Bolasport.com/TribunKaltim.co)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved