Artis Terjerat Narkoba

Divonis 7 Bulan Rehabilitasi, Jefri Nichol Dilarang Ayahnya Indekos Lagi: Enggak Apa-apa

Artis peran Jefri Nichol tidak keberatan bila ayahnya, John Hendri, melarangnya untuk tinggal di indekosnya lagi.

Divonis 7 Bulan Rehabilitasi, Jefri Nichol Dilarang Ayahnya Indekos Lagi: Enggak Apa-apa
TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
Aktor sekaligus terdakwa kasus penyalahgunaan narkoba, Jefri Nichol, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/10/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Artis peran Jefri Nichol tidak keberatan bila ayahnya, John Hendri, melarangnya untuk tinggal di indekosnya lagi.

"Enggak apa-apa, aku lebih suka di rumah. Ya, pasti pulang ke rumah lah (tidak di indekos lagi)," kata Jefri Nichol saat ditemui usai sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).

Jefri menjelaskan bahwa alasan tinggal di indekos bukanlah karena keinginannya, melainkan tuntutan pekerjaan.

Pakai Ember Berisi Air, Begini Cara Pelaku Pembunuhan Driver Ojol Wanita Coba Hilangkan Barang Bukti

"Lagi pula aku ngekos itu karena tuntutan kerjaan, kan, bukan karena kemauan aku. Memang kerjaan yang mengharuskan mungkin karena rumah jauh. Penginnya di rumah sih sebenernya," jelas Jefri.

Sebelumnya diberitakan, Jefri Nichol ditangkap di indekosnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019) sekitar pukul 23.30.

Dalam penggeledahan di rumah itu, polisi menemukan ganja seberat 6,01 gram yang disimpan dalam kulkas.

Susy Susanti Benarkan Perombakan Tim Bulu Tangkis Indonesia Untuk SEA Games 2019 di Filipina

Dari hasil tes urine, Jefri juga dinyatakan positif konsumsi ganja.

John pun akan melarang Jefri tinggal di rumah tersebut.

John menjelaskan, rumah itu merupakan tempat yang disediakan pihak manajemen Jefri.

"Sudah enggak boleh (indekos) lagi. Itu sebetulnya bukan kosan Jefri. Tapi kosan perusahaan, ngasih. Kemarin sempat mau ikutin. Tapi itulah, kosan perusahaan," tutur John.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayah Larang Indekos Lagi, Jefri Nichol: Enggak Apa-apa"

Editor: Muji Lestari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved