Penjual Sayur Disiram Air Keras
Polisi Buru Pelempar Cairan Kimia ke Lansia di Meruya
Kapolsek Kembangan, AKP Fahrul Sudiana membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah memburu pelaku
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Seorang lansia menjadi korban penyiraman cairan kimia di Jalan Taman Aries, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, pada Jumat (8/11/2019) sekira Pukul 19.00 WIB.
Korban bernama Sakinah (60) yang merupakan pedagang sayur keliling disiram cairan kimia oleh seorang pengendara sepeda motor sewaktu tengah mendorong gerobak sayurnya di kawasan tersebut.
Kapolsek Kembangan, AKP Fahrul Sudiana membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah memburu pelaku.
"Betul saat ini kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut," kata Fahrul saat dikonfirmasi, Senin (11/11/2019).
Namun, Fahrul masih enggan banyak bicara terkait kronologi dari kejadian tersebut.
"Mohon maaf nanti perkembangan saya sampaikan kembali ya," ucapnya.
• RS Polri Telusuri Indikasi Racun pada Jasad Pria dalam Koper di Bogor
• Mengemis di Area Masjid Istiqal, Pencari Suaka Asal Yordania Dipindahkan ke Rudenim
Sementara itu, Sakinah mengaku sudah dimintai keterangan oleh polisi terkait kasus yang menimpanya.
Termasuk, melakukan visum di RSUD Kembangan.
"Sudah diperiksa polisi, mereka yang datang kesini, saya ceritakan semuanya," kata Sakinah ditemui di rumahnya di kawasan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.
Sepengetahuannya, polisi juga telah memeriksa rekaman cctv milik warga yang terpasang di dekat lokasi kejadian.
Diberitakan sebelumnya, akibat kejadian itu, bagian kepala, kening, leher hingga punggung Sakinah mengalami luka bakar.
Ia pun belum bisa melakukan aktivitasnya lantaran lukanya masih butuh perawatan intensif kendati telah diperbolehkan pulang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sakinah-pedagang-sayuran-di-meruya-utara-kembangan.jpg)