Bom di Mapolrestabes Medan
Bintang Persija Kutuk Keras Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan
Menurut Riko, tindakan tersebut sangat merugikan semua pihak dan membuat masyarakat di Indonesia merasa khawatir.
Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Penyerang sayap Persija Jakarta, Riko Simanjuntak turut merasakan duka besar setelah mendengar kabar bom bunuh diri di Medan, Sumatera Utara.
Ledakan ini diduga berasal dari bom bunuh diri dan pelakunya mengenakan atribut ojek online.
Bom bunuh diri terjadi di Polrestabes Medan pada Rabu (13/11/2019) sekira pukul 08.45 WIB.
Menurut Riko, tindakan tersebut sangat merugikan semua pihak dan membuat masyarakat di Indonesia merasa khawatir.
Pemain yang memiliki kecepatan lari itu sangat mengutuk keras kejadian bom bunuh diri di tanah kelahirannya tersebut.
"Saya pribadi sudah mendengar kabar berita bom yang ada di Medan. Tentunya saya sangat mengutuk keras semua hal yang konyol seperti itu," kata Riko kepada TribunJakarta, Rabu (13/11/2019).
• Warga Pinisi dan Trimaran Permai Protes Jalan Kompleks Dijadikan Jalan Umum
• Timnas U-23 Indonesia Ungguli Iran di Babak Pertama Lewat Gol Muhammad Rafli
Riko menilai tindakan yang dilakukan pelaku bom bunuh diri tersebut sangat konyol dan tidak untuk ditiru.
"Menurut saya, hal itu gak berguna karena mati konyol sia-sia dan sangat merugikan banyak pihak," tegas Riko.
Penyerang yang identik dengan nomor punggung 25 itu meminta kepada semua masyarakat untuk tidak menyebarkan video bom bunuh diri.
Sebab, penyebaran video tersebut bisa membuat masyarakat di Indonesia merasa khawatir akan kejadian tersebut.
"Kita sebagai masyarakat jangan menyebarkan foto atau video yang seperti itu (ledakan bom) karena itu yang mereka mau. Mereka ingin menciptakan teror dan membuat rasa takut," tutur mantan pemain Semen Padang tersebut.