Bom di Mapolrestabes Medan

Sebelum Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Ada Pengunjung Coba Selundupkan Sabu Dalam Nasi Bungkus

Pengunjung rumah tahanan Polrestabes Medan nyaris saja berhasil mengelabuhi petugas dengan memasukkan sabu di dalam nasi bungkus.

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Suharno

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN - Musibah ledakan bom bunuh diri mengegerkan warga Medan, Sumatera Utara.

Pelaku bom bunuh diri memanfaatkan momen saat sejumlah anggota polisi menggelar apel pagi dan masyarakat yang tengah mengantre di ruang tunggu untuk membuat SKCK.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, dalam peristiwa ini ada 6 orang jadi korban luka.

Lima anggota Polri dan satu masyarakat sipil yang sedang mengantre pembuatan SKCK.

"Sementara kerusakan kendaraan ada 4. Rinciannnya 3 dinas 1 pribadi kerugian materiil lain tak ada yang berarti," kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu.

Menurutnya, saat pelaku yang disebut menggunakan atribut ojek online ingin masuk ke Polrestabes Medan sudah dilakukan penggeledahan.

"Jadi hasil pemeriksaan yang dilakukan anggota sudah digeledah semua. Termasuk barang-barang bawaan sudah dicek."

"Kebetulan saat itu ada kegiatan kepolisian dan masyarakat yang buat SKCK. Momen itu dimanfaatkan pelaku untuk menyusup," kata Dedi.

Dedi menduga pelaku sebenarnya ingin menyasar sebuah lokasi di Polrestabes Medan, namun bom keburu meledak.

Namun hal itu masih akan di dalami di lokasi.

Percobaan penyelundupan sabu di Polrestabes Medan

Selundupkan Sabu ke Tahanan Polrestabes Medan,Gini Cara Pelaku Masukkan Narkoba dalam Nasi Bungkus
Selundupkan Sabu ke Tahanan Polrestabes Medan,Gini Cara Pelaku Masukkan Narkoba dalam Nasi Bungkus (ISTIMEWA/Dokumentasi Polrestabes Medan)

Pengunjung rumah tahanan Polrestabes Medan nyaris saja berhasil mengelabuhi petugas.

Dilansir dari TribunMedan, pelaku coba selundupkan Sabu ke dalam Tahanan Polrestabes Medan.

Petugas jaga rumah tahanan Polrestabes Medan (RTP) menemukan sabu dalam bungkus nasi.

Penemuan paketan sabu dalam bungkus nasi ini saat petugas jaga Bripda Nikson Siringoringo, dan Bripda Joppy Perangin Angin melakukan pengecekan terhadap nasi yang dibawa pengunjung.

Kejadian tersebut terjadi pada Senin (4/11/2019) pukul 17.30 WIB di RTP Mapolrestabes Medan Jalan HM Said nomor 1.

Terkait penemuan sabu yang diduga sengaja hendak diseludupkan ke dalam RTP, Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar membenarkan hal tersebut.

Melalui WhatsApp dirinya menjelaskan benar ditemukan lima bungkus paket berwarna hitam yang diduga narkotika jenis sabu.

"Jadi kelima paket tersebut berada di dalam satu bungkus nasi yang di dalamnya ada kuah gulai usus lembu. Di dalam gulai itu kami temukan barang-barang tersebut," ujarnya, Selasa (5/11/2019).

Selundupkan Sabu ke Tahanan Polrestabes Medan,Gini Cara Pelaku Masukkan Narkoba dalam Nasi Bungkus
Selundupkan Sabu ke Tahanan Polrestabes Medan,Gini Cara Pelaku Masukkan Narkoba dalam Nasi Bungkus (ISTIMEWA/Dokumentasi Polrestabes Medan)

Dari peristiwa tersebut polisi amankan dua orang yang diduga sebagai pelaku.

Adapun kedua pelaku yakni, Yopi (36) warga Jalan Balai Desa, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Sunggal.

Ardiana Hasibuan (34) warga Lingkungan VII, Jalan Balai Desa, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.

"Para pelaku yang sudah kami amankan, diserahkan kepada Satresnarkoba Polrestabes Medan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polresta Medan, Sumatera Utara, diguncang bom, Rabu (13/11/2019) pagi.

Ledakan bom diduga merenggut satu korban jiwa, yang tergeletak di parkiran Polresta Medan.

Informasi yang dihimpun Tribunnews menyebutkan, pelaku diduga menggunakan jaket ojek online (ojol) dan masuk melalui pintu depan menuju Bag Ops.

Sesampai di sana pelaku meledakkan diri dan mengakibatkan korban luka.

Di antara yang menjadi korban luka disebutkan adalah Kasi Propam dan petugas piket.

Pelaku sendiri dinyatakan meninggal dunia dengan tubuh hancur akibat bom bunuh diri.

Saat ini sedang dilaksanakan pengamanan dan penyelidikan.

Menurut Polri, ledakan itu terjadi di sekitar kantin Polrestabes Medan.

"Ya betul," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo ketika dikonfirmasi, Rabu (13/11/2019).

Dedi mengungkapkan, petugas saat ini langsung melakukan olah Tempat Kerjadian Perkara (TKP).

"Saat ini sedang dilakukan olah TKP oleh Densus (88) dan Polda Sumatera Utara. (Kami) menunggu hasil investigasi (lebih) lanjut," kata dia.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo (vin)

Disebutkan bahwa ada orang yang masuk ke Mako Polrestabes Medan menggunakan atribut ojek online (Ojol).

Tak lama berselang setelah masuk terdengar suara ledakan disekitar Kantin Polrestabes Medan.

Dalam foto yang beredar tampak pelaku sudah meninggal dan dalam bentuk badan yang sudah hancur di bagian perut.

Pelaku tampak berada di dekat sebuah mobil berwarna hitam dengan posisi tergeletak di posisi ban depan kiri mobil.

Disinyalir posisi bom diletakkan pelaku di area badan untuk aksi bom bunuh diri tersebut.

Sampai saat ini belum ada pejabat berwenang di Polrestabes Medan yang bisa dimintai keterangan perihal kejadian itu.

Suasana dilokasi masih mencekam.

Polisi telah memberikan police line (garis polisi) agar tidak melewati area tempat pelaku bom bunuh.

Suasana Polrestabes Kota Medan setelah adanya bom bunuh diri, Senin (13/11/2019)
Suasana Polrestabes Kota Medan setelah adanya bom bunuh diri, Senin (13/11/2019) (HO/Polrestabes Medan)
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved