BTP Masuk BUMN

Kisah Yuniar Eks Staf Ahok di Tambang Kuarsa, BTP Punya 33 Anak Asuh & Kenangan Jas Pengantin

7 tahun jadi karyawan Ahok di Tambang Kuarsa, Yuniar Yusuf menceritakan perilaku Ahok BTP saat menjadi bosnya.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
bangkapos/kompas
Kisah Yuniar Eks Staf Ahok di Tambang Kuarsa, BTP Minta Dicarikan 33 Anak Asuh & Kenangan Jas Pengantin 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sosok mantan staf Ahok di Tambang Kuarsa, Yuniar Yusuf menceritakan pengalamannya saat bekerja bersama Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Diceritakannya, Ahok tiba-tiba datang ke rumah dan mengajaknya untuk terlibat di perusahaan pasir kuarsa pada Februari 2001.

Saat itu, Yuniar Yusuf berprofesi sebagai perias pengantin.

TONTON JUGA:

Yuniar Yusuf menuturkan tak tahu entah dari mana sosok BTP mengetahui jika ia merupakan lulusan STM Analis Kimia, Yogyakarta di 1970.

Dilansir dari BangkaPos (grup TribunJakarta) dengan pendidikan yang ditempuhnya itu, membuat Ahok meminta Yuniar membantu terlibat di PT Nurindra Eka Persada (NEP), perusahaan yang bergerak di bidang pasir Kuarsa di Kabupaten Belitung Timur.

Tawaran Ahok pun diterima Yuniar Yusuf.

Lihat Aksi Roger Danuarta Baru Sampai di Thailand, Cut Meyriska Sontak Protes: Pikirannya Main-main

Dalam kesehariannya sebagai karyawan dan bos, Ahok kerap memanggil Yuniar Yusuf dengan sebutan Bu Yun.

Yuniar Yusuf menjelaskan ingatannya, beberapa pelanggan perusahaannya bekerja saat itu merupakan perusahaan kelas atas seperti California Texas (Caltex) di Kota Dumai dan PT Pindad.

"Permintaan pasir kuarsa per bulan dari Caltex sekitar 500 ton," tutur Yuniar Yusuf.

Ahok
Ahok (Instagram)

Yuniar Yusuf menuturkan sejak dahulu, Ahok BTP telah punya karakter yang tegas dan keras, bahkan tiap rapat BTP bicara ceplas-ceplos kalau memang pekerjaan tak sesuai dengannya.

Suatu hari, BTP pernah geram karena produksi perusahaannya tak sesuai target sekitar 500 ton.

Guntur Romli Samakan Persoalan Rizieq Shihab dengan TKI, Ketua HRS Center Emosi Sampai Pukul Meja

"Sebagai karyawan, saat beliau marah dan ceplas-ceplos kami maklum. Karena saat itu masih muda, saya diam dan lalu keluar," tegas Yuniar Yusuf.

Melihat aksi Yuniar, BTP lantas mengejarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved