Persija Jakarta
Kantongi Kekurangan Arema FC, Persija Jakarta Waspadai Dukungan Suporter Aremania
Klub kebanggaan masyarakat Ibu Kota, Persija Jakarta akan menantang Arema FC di pertandingan lanjutan Liga 1 2019.
Penulis: Wahyu Septiana | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Klub kebanggaan masyarakat Ibu Kota, Persija Jakarta akan menantang Arema FC di pertandingan lanjutan Liga 1 2019.
Pertandingan sarat gengsi Arema FC menghadapi skuat Macan Kemayoran akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (23/11/2019) mendatang.
Jelang bergulirnya laga tersebut, asisten pelatih Persija Jakarta, Sudirman menyebut timnya sudah sangat siap menantang Arema FC.
Menurut Sudirman, para pemain Persija Jakarta tidak bisa berleha-leha karena harus bekerja keras menaklukan Arema FC dihadapan pendukungnya sendiri.
Ismed Sofyan dan kawan-kawan ditargetkan bisa mendapatkan poin saat berhadapan dengan Arema FC.
"Semua pemain kami sudah siap main. Lawan Arema penting bagi kita. Poin sekarang belum bisa leha-leha. Jadi harus berusaha memenangkan setiap laga," kata asisten pelatih Persija Jakarta, Sudirman, Rabu (20/11/2019).
Menurut Sudirman, tim lawan yang akan dihadapinya itu mempunyai kualitas yang bagus di lapangan.
Selain itu, komposisi pemain Arema FC diperkuat oleh para pemain bintang dan berkualitas.
"Saya melihat Arema itu merupakan tim baik, tim bagus yang punya kualitas individu dan tim yang sangat baik," paparnya.
Lebih lanjut, staff pelatih Persija Jakarta telah memiliki beberapa catatan khusus terhadap permainan Arema FC.
Terlebih, Arema FC akan bermain dihadapan para suporter setianya yakni Aremania.
"Kami mewaspadai Arema, apalagi mereka main di kandang. Aremania suporter yang bisa bakar semangat pemain Arema. Kita harus waspadai karena mereka tim bagus," tutur mantan pemain andalan Timnas Indonesia era 90-an tersebut.
H-4 Arema Fc Vs Persija Jakarta: Misteri Bomber Singo Edan Comvalius, Target Baru Macan Kemayoran
Persija Jakarta akan terbang ke markas Arema FC dalam laga lanjutan pekan ke-28 Liga 1 2019.
Laga Arema FC Vs Persija Jakarta akan tersaji di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 23 November 2019.
Kedua tim telah melakukan sejumlah persiapan menjelang laga tersebut.
Skuat Macan Kemayoran mulai berlatih ringan pada Selasa (19/11/2019) pagi.
Sementara Singo Edan menghadapi masalah sang bomber Sylvano Comvalius yang menghilang dari skuat Arema FC
TribunJakarta.com merangkum sejumlah persiapan kedua klub jelang laga Arema FC Vs Persija Jakarta.
Macan Kemayoran Latihan Ringan

Setelah mendapatkan jatah waktu libur, para pemain Persija Jakarta sudah kembali berkumpul dan menjalani latihan ringan pada Selasa (19/11/2019) pagi WIB.
Sesi latihan pagi tim Ibu Kota difokuskan kepada penguatan dan pengembalian kondisi kebugaran Ismed Sofyan dan kawan-kawan.
Latihan pagi skuat Macan Kemayoran dilakukan di salah satu tempat gym terbaik di Jakarta.
Media officer Persija Jakarta, Dwi Putra mengatakan, sesi latihan pagi timnya diikuti oleh seluruh pemain tim Ibu Kota.
Materi latihan yang diberikan tidak berat dan semua pemain mampu mengikuti setiap instruksi yang diberikan tim pelatih Persija Jakarta.
"Para pemain tadi pagi baru berkumpul dan sudah melakukan latihan ringan di tempat gym," kata Dwi Putra kepada TribunJakarta, Selasa (19/11/2019).
Dwi menuturkan, para pemain Persija Jakarta akan kembali menggelar latihan normal pada Rabu (19/11/2019).
Sesi latihan Persija Jakarta akan dilakukan di Lapangan PS AU TNI, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
"Rencananya baru besok para pemain Persija kembali menjalani latihan," tutur Dwi Putra.
Latihan tersebut akan difokuskan untuk persiapan menghadapi Arema FC di pertandingan lanjutan Liga 1 2019.
Target Baru Persija Jakarta
Persija Jakarta tak lagi mengincar gelar juara Liga 1 2019 ataupun peluang untuk bermain di Piala AFC 2020.
Nasib Persija Jakarta di Liga 1 2019 tak semujur musim sebelumnya.
Seperti diketahui, musim lalu Persija sukses mengangkat trofi Liga 1 2018.
Tim berjulukan Macan Kemayoran itu menyisihkan PSM Makassar dalam perebutan titel juara Liga 1 2018.
Prestasi tersebut membuat Persija berhak mewakili Indonesia di Piala AFC 2019.
Namun, sederet torehan tersebut merosot drastis pada musim 2019.
Persija kini terseok di posisi 12 klasemen sementara pekan ke-27 Liga 1 2019.
Tim kebanggaan Ibu Kota itu membukukan 34 poin dari 27 pertandingan Liga 1 2019.
Peluang Persija untuk mempertahankan gelar jaura pun tertutup.
Persija tak mungkin lagi mengejar poin sang pemuncak klasemen sementara, Bali United.
CEO Persija, Ferry Paulus, memutar balik target Persija pada musim ini.
Ia hanya menargetkan Persija mengakhiri musim dengan 50 poin.
"Kami tidak mau poin kami di bawah 40 angka. Kami maunya 50 angka. Sekarang ada 34 angka," kata Ferry Paulus dikutip dari laman resmi Liga 1.
Itu artinya, Persija harus mengoptimalkan tujuh laga tersisa di mana tiga diantaranya merupakan partai kandang.
Manajemen Persija akan mengupayakan tiga laga kandang tersisa digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
"Jadi tiga laga kandang terakhir itu bermainnya di SUGBK," tutur Ferry Paulus mengakhiri.
Butuh tambahan 16 poin bagi Persija untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh manajemen.
Terdekat, Persija akan bertandang ke markas Arema FC pada pekan ke-28 Liga 1 2019, Sabtu (23/11/2019).
Bomber Arema FC Sylvano Comvalius Unggah Instastory

Striker Arema FC, Sylvano Comvalius mengunggah video aktivitasnya di akun Instagram pribadinya @sylvanocomvalius.
Dalam instastory tersebut terlihat Comvalius sedang merayakan ulang tahun anak keduanya yang bernama Daley (2).
Dari unggahan tersebut terlihat Comvalius berkumpul bersama keluarga dan teman-temannya.
Comvalius menulis caption ‘Happy Birthday to Daley Aka’.
Sampai sekarang belum diketahui kapan Comvalius akan kembali ke Malang.
Top skorer Liga 1 2017 belum menjawab saat dihubungi SURYAMALANG.COM via WhatsApp (WA) dan DM Instagram.
Selama inji Comvalius merupakan sosok yang ramah dan terbuka saat diminta pertanyaan oleh wartawan.
Sebelumnya, pemain asal Belanda tersebut minta izin kepada manajemen untuk berobat sekaligus menjalani terapi di dokter langganannya di Belanda.
Comvalius dikabarkan sakit sinusitis dan cedera hamstring setelah Arema FC melawan PS Tira Persikabo pada 24 Oktober 2019.
Menurut tim dokter Arema FC, Comvalius bakal menjalani terapi selama dua pekan.
Namun sampai sekarang Comvalius belum kembali ke Malang.
Comvalius Menghilang

Manajemen Arema FC akhirnya buka suara soal Sylvano Comvalius yang tak kunjung kembali ke Malang.
Misteri menghilangnya Sylvano Comvalius ini menimbulkan banyak pertanyaan mengtingat tim Arema FC tengah membutuhkan tenaganya untuk menjalani laga pekan ke-28 melawan Persija Jakarta, Sabtu (23/11/2019) mendatang.
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo menyatakan pihaknya juga tak tahu pasti kapan Comvalius akan kembali.
Ruddy mengatakan Comvalius berada di Belanda, pemain posisi striker tersebut juga tengah menjalani terapi pemulihan cedera hamstring yang diderita gara-gara padatnya jadwal Liga 1 beberapa waktu lalu.
"Dia (Comvalius,red) kan pulang ke Belanda bukan karena tamasya. Menurut izin, dia pulang untuk ke dokter terapisnya yang langganan dia di Belanda," kata Ruddy Widodo pada Surya, Senin (18/11/2019).
Sama-sama tak tahu kapan akan kembali ke Malang, Ruddy menegaskan jika manajemen tak memberi batasan waktu untuk pemain berjenggot tebal tersebut atau memberi izin sampai Comvalius benar-benar sembuh dari sakit Sinusitis dan cedera hamstringnya.
"Iya. Semoga dia segera bisa baik. Itu harapannya," ujarnya.
Seperti diketahui, kepulangan Comvalius ke Belanda cukup janggal, selain di Arema sejatinya juga memiliki tim dokter dan fisioterapis yang mumpuni untuk menyembuhkan cedera serta sakitnya.
Milomir Seslija Pelatih Arema FC seakan juga tak tahu menau soal keputusan Comvalius untuk pulang ke Belanda dengan memboyong anak, istri serta keluarganya
Gelandang Muda Arema FC Kembali Gabung

Gelandang muda milik Arema FC, Hanif Sjahbandi kembali bergabung bersama tim setelah dicoret dari skuad Timnas U-22 Indonesia.
Kabar yang berhembus, Hanif tersingkir dari Timnas lantaran kalah bersaing dari pemain tengah yang ada di Timnas, khususnya Evan Dimas dan Zulfiandi yang secara pengalaman sudah memiliki jam terbang lebih dibanding Hanif.
"Pemain yang bertahan dalam tim adalah pemain yang memang saya nilai sesuai dengan kebutuhan skema dan strategi tim," ujar Indra Sjafri Pelatih Timnas U-22 dikutip dari situs resmi PSSI.
Tak hanya Hanif yang dicoret, ada tiga pemain lainnya yakni Alberto Goncalves 'Beto' (Madura United), Hambali Tholib (Persela Lamongan) dan Rifad Marasabessy (Tira Persikabo).
Meski pedih, namun kontribusi Hanif kini tengah sangat dibutuhkan Arema FC jelang melawan Macan Kemayoran.
Di tengah banyaknya pemain Arema FC yang bakal absen lawan Persija Jakarta, Sabtu (23/11/2019) mendatang di Stadion Kanjuruhan, Singo Edan mendapat tambahan amunisi dengan hadirnya Hanif Sjahbandi.
Tak dipungkiri pencoretan tersebut sedikit banyak juga menjadi berkah bagi Arema FC di saat banyaknya pemain yang absen karena cedera dan akumulasi kartu.
"Hanif pemain yang bagus. Dia memiliki kemampuan yang baik dan kemauan untuk berkembang sebagai pemain muda. Mungkin pelatih Timnas memiliki penilaian sendiri," kata Milomir Seslija Pelatih Arema, Senin (18/11/2019).
Dengan dicoretnya Hanif, masih ada satu pemain muda milik Arema FC yang tersisa di Timnas U-22 yakni M Rafli.
Kuota Tiket Jakmania

Jakmania mendapat kuota 7.000 tiket untuk menyaksikan Arema FC vs Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (23/11/2019).
“Nanti suporter tim tamu akan ditempatkan di Tribun 13 dan Tribun 14,” kata Sudarmaji, Media Officer Arema FC kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (15/11/2019).
Sudarmaji menjelaskan tiket untuk Jakmania dipatok seharga Rp 100.000.
• Timnas Indonesia Siap Berjuang Kalahkan Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil
• Dua Korban Luka Musibah Kebakaran SMK Yadika 6 Bekasi Masih Dirawat
• Jakarta Seven Soccer: Turnamen Internasional Usia Muda Pertama, Tim Lokal Bersaing dengan Tim Luar
“Jakmania bisa membeli tiket secara kolektif, dan tiketnya berbeda dengan Aremania,” jelasnya.
Harga tersebut memang lebih mahal dari harga tiket ekonomi yang dijual untuk Aremania.
“Penetapan harga ini juga untuk memenuhi permintaan Aremania.”
“Aremania minta harga tiket untuk suporter tim tamu disamakan dengan harga tiket ketika Aremania tandang ke kandang Persija,” tambah Abdul Haris, Ketua Panpel Arema FC. (TribunJakarta.com/SuryaMalang/Bolasport.com)