Alasan Kembali Digelarnya Reuni Akbar 212 di Monas

Juru Bicara Acara Reuni 212, Awit Mashuri, mengatakan acara ini untuk menunjukkan eksistensi dan ajang pemersatu antar anggota.

Alasan Kembali Digelarnya Reuni Akbar 212 di Monas
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Suasana ribuan umat muslim memenuhi acara reuni akbar 212 di pelataran Monas Jakarta, Sabtu (2/12/2017). Reuni akbar 212 diselenggarakan untuk memperingati aksi bela Islam pada tahun lalu dan mengkritisi pemerintahan Jokowi-JK. 

Ahok dianggap menista Islam ketika mengutip surat Al Maidah ayat 51 saat kunjungan ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, September 2016.

Di kunjungan itu, Ahok mengimbau masyarakat agar tidak tertipu dengan orang-orang yang menggunakan ayat itu.

Sejak saat itu, reuni 212 rutin digelar setiap tahun, meskipun Ahok sudah menjalani hukuman penjara usai divonis bersalah oleh pengadilan.

Digelar 2 Desember 2019

Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana akan menggelar reuni pada Desember 2019 mendatang, tepatnya pada Senin (2/12/2019) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Menanggapi rencana tersebut, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD berujar tak mempermasalahkan hal itu.

Dirinya juga menyebut nantinya, apabila reuni 212 tersebut berlangsung tidak perlu adanya pengamanan khusus.

"Nggak perlu, kan sudah ada SOP-nya (Standar Operasional Prosedur)," terangnya saat diwawancarai awak media, tersiar dalam tayangan YouTube Kompas TV, Kamis (21/11/2019).

Pihaknya berujar aparat sipil Indonesia sudah baik dalam menjalankan tugasnya.

PA 212 Klaim Kantongi Izin dari Anies Baswedan

Terkait rencana reuni tersebut, PA 212 klaim sudah mendapatkan izin dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan utuk mengadakan Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat.

Halaman
123
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved