1.149 Warga Binaan Rutan Depok Terjerat Kasus Narkoba, Pelaku Masih Coba Selundupkan Narkotika

Narkotika masih marak di Kota Depok, terbukti sebanyak 1.189 warga binaan di Rutan Kelas II B Cilodong, Kota Depok, mayoritas terjerat kasus narkoba.

1.149 Warga Binaan Rutan Depok Terjerat Kasus Narkoba, Pelaku Masih Coba Selundupkan Narkotika
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Rumah Tahanan Kelas II B Cilodong, Kota Depok 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG – Narkotika masih marak di Kota Depok, terbukti sebanyak 1.189 warga binaan di Rutan Kelas II B Cilodong, Kota Depok, mayoritas terjerat kasus narkoba.

Kepala Rutan Kelas II B Depok Bawono Ika Sutomo mengatakan, total saat ini ada 1.149 warga binaan Rutan yang terjerat kasus narkotika.

“Total warga binaan di kami ada 1.692, dan yang terjerat kasus narkoba ada 1.149,” ujar Bawono di Rutan Kelas II B Depok, Rabu (27/11/2019).

Meski para pelakunya tengah menjalani masa hukuman, nyatanya beberapa oknum masih mencoba memasukan barang haram tersebu ke rumah tahanan.

Hal tersebut, terbukti ketika beberapa waktu lalu ada seorang wanita yang mengirimkan sejumlah paket sabu dengan disembunyikan di dalam alat kontrasepsi.

Terbaru, Minggu (24/11/2019) tiga hari yang lalu ada seorang pengemudi ojek online yang datang ke Rutan Depok mengantar dua buah kaleng cat, satu botol madu, pengharum ruangan, serta dua pack baterai.

Sah! Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota Tangerang Tahun 2020 Capai Rp 4,58 Triliun

Tunggu Ibunda Balikkan Belanjaan yang Kelebihan, Balita Alami Hal Tragis di Depan Pintu Minimarket

Ternyata, di dalam dua buah kaleng cat tersebut berisi paket narkotika jenis sabuyang dibungkus plastik dan lakban yang dililit berulang-ulang.

Berkat kejelian petugas, penyelundupan barang haram tersebut pun berhasil digagalkan dan dikoordinasikan dengan petugas dari Polres Metro Depok.

Bawono mengatakan, atas serentetan kasus percobaan penyelundupan narkotika tersebut, pihaknya pun meningkatkan pengamanan dimulai dari gerbang pos penjagaan.

“Kami tingkatkan, seluruh barang yang masuk akan digeledah di pintu masuk penjagaan. Setelah masuk pengunjung juga harus melewati mesin x ray dan melewati sejumlah pemeriksaan lagi,” pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved