Hepatitis di Depok

Hepatitis di SMPN 20 Depok, Murid Diliburkan Selama Tiga Hari

keputusan tersebut diambil lantaran kekhawatiran pihak sekolah terhadap virus hepatitis A yang semakin menyebar.

Tayang:
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
FA terbaring lemas di ruang perawatan RSUD Kota Depok. 

Karena mengalami gejala yang sama, Hadi mengatakan seluruh pasien ditangani oleh dokter spesial anak.

“Sejauh ini kan gejala penyakitnya adalah Hepatitis A, tidak terindikasi penyakit lain, jadi, dokter anak yang menangani karena usia SMP masih masuk kategori anak,” papar Hadi.

Untuk pencegahan menularnya penyakit tersebut ke pasien lain, Hadi mengatakan semua pasien Hepatitis A menjalani perawatan di ruang isolasi.

Dimana RSUD Kota Depok memiliki beberapa ruang yang satu ruangnya berisi dua tempat tidur pasien.

“Karena penyakit ini kan menular, jadi kami rawat di ruangan yang sama untuk penyakit yang sama,” kata Hadi.

Selain itu, pasien juga dilakukan pemeriksaan penunjang berupa laboratorium.

“Saat ini kondisinya terus membaik, cuma kan semua itu tergantung dari individunya juga,” ujar Hadi.

Tunggu hasil lab

Hasil uji lab terhadap 72 siswa yang dicurigai terjangkit Hepatitis A, 51 diantaranya dinyatakan positif.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita mengatakan, dari 51 itu ada yang dirawat dan ada pula yang melakukan rawat jalan.

“Karena penyakit ini kan juga tergantung dari daya tahan tubuh, kalau daya tahannya baik ya bisa dilakukan rawat jalan,” kata Novarita saat dihubungi Warta Kota, Minggu (24/11/2019).

Sedangkan mereka yang dirawat inap, delapan diantaranya menjalani perawatan di RSUD Kota Depok.

Menurut pengakuan Humas RSUD Kota Depok, Hadi, delapan siswa ini menjalani perawatan di ruang isolasi.

Terkait hal tersebut, Nova mengaku perawatan tersebut memang sudah seharusnya dilakukan.

“Ya kalau tidak maka bisa menularkan ke pasien yang lain, dengan ruangan khusus ini siswa yang dirawat pun bisa lebih tenang menjalani perawatannya,” tutur Nova.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved