Breaking News:

Sempat Dihapus, Honor RT/RW di Kota Bekasi Bakal Dianggarkan Lagi Pada 2020

Pertimbangan perlunya memasukkan kembali honor RT/RW ke dalam APBD 2020 tentu memiliki dasar.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman Joewono Putro 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pemerintah Kota Bekasi sempat meniadakah anggaran honorium kemasyarakatan atau honor RT/RW selama beberapa bulan terkahir sejak Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2019.

Kebijakan ini sempat membuat kecewa para ketua lingkungan lantaran, tak ada apresiasi dari pemerintah atas peran mereka di masyarakat.

Namun, DPRD Kota Bekasi, melalui ketuanya Chairoman Joewono Putro, mengaku sudah mengusulkan kepada Pemkot Bekasi agar kembali memasukkan anggaran honor RT/RW ke dalam APBD 2020.

"Honor RT/RW tahun 2019 di-cut (dipotong) hanya diberikan sampai 5 bulan, nah tahun depan akan kita kembali hak-nya," kata Chairoman, Rabu, (27/11/2019).

Pertimbangan perlunya memasukkan kembali honor RT/RW ke dalam APBD 2020 tentu memiliki dasar.

Dari hasil reses 50 anggota dewan, seluruhnya menerima aspirasi dari ketua RT/RW di lingkungan yang mempertanyakan kenapa honor mereka ditiadakan.

"Semua anggota dewan tanpa terkecuali dari hasil reses menerima pertanyaan honor RT/RW, kami juga tanya, biasanya untuk apa honor tersebut, lalu mereka menjawab untuk operasional pelayanan administrasi masyarakat," ungkapnya.

Kepala Humas Polri Akan Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

Siapa Arya Satria Claproth yang Dituding Selingkuh dengan Marshanda? Ini Sosoknya

Melalui honor RT/RW tersebut, pengurus tidak lagi kerepotan atau bahkan membaratkan masyarakat ketika meminta bantuan mengurus administrasi kependudukan.

Wali Kota Bekasi juga nantinya perlu membuat peraturan wali kota yang mengatur petunjuk teknis pemanfaatan honor RT/RW tersebut.

"Jadi kalai begitu caranya walikota tinggal buat perwal terkait juknis pemanfaatan insentif tersebut, mau insentif atau dana operasional tapi kita sepakat besarannya tidak kurang dari tahun lalu yang sudah diangarkan," tegas dia.

Sebelum ditiadakan, setiap ketua RT di Kota Bekasi mendapat honor sebesar Rp1.250.000 per bulan, sedangkan untuk ketua RW mendapat honor sebesar Rp1.750.000 per bulan.

Kota Bekasi memiliki 12 Kecamatan terdiri dari 56 kelurahan. Jumlah RT sebanyak 7086, RW sebanyak 1013. Selain itu, Pemkot Bekasi juga memberikan honor kepada pengurus dan anggota tim PKK, Kader Posyandu dan pendamping yang berjumlah mencapai 16.101 orang.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved