Breaking News:

Dua Siswi Tewas Kecelakaan

Sosok Siswi SMKN 49 yang Tewas Terlindas Truk di Mata Keluarga

Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Siti Rahmatunisa (15), siswi SMKN 49 Jakarta Utara yang tewas terlindas truk trailer di Jalan Raya Bekasi.

Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Jenazah Siti Rahmatunnisa (15) saat tiba lalu disemayamkan di Masjid Al-Ikhlas di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Siti Rahmatunisa (15), siswi SMKN 49 Jakarta Utara yang tewas terlindas truk trailer di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur.

Siti tewas dalam perjalanan pulang sekolah bersama sahabatnya, Salsabila Putri Adelia yang juga terlindas truk saat berboncengan menaiki Yamaha Mio berpelat B 6041 USG.

Di mata warga RT 17/RW 08 Kelurahan Pulo Gebang tempat keluarga Siti tinggal, siswi kelas X itu dikenal sebagai anak yang tak pernah bermasalah.

"Dari dia (Siti) masih kecil anaknya baik, penurut, enggak pernah neko-neko," kata Nining (35) yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Siti di Jakarta Timur, Kamis (28/11/2019).

Kala kebanyakan remaja gemar menghabiskan waktu dengan nongkrong bersama, menurutnya Situ lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

Menurutnya hanya sesekali Siti yang saat kejadian diboncengi sahabatnya menghabiskan waktu bersama teman-temannya.

"Pas kecelakaan itu dia juga mau pulang ke rumah, boncengan sama temannya. Jadi bukan mau pergi main ke mana, yang saya tahu seperti itu," ujarnya.

Tetangga sekaligus kerabat Siti lainnya, Effendy (36) menyebut Siti sejak kecil hingga akhir hayatnya tak pernah merepotkan keluarga.

Tangga Juara Terbuka Lebar, Bali United Atasi Perlawanan Persib Bandung

Kemendagri Lakukan Sejumlah Langkah Konkret dalam Meningkatkan Kualitas Perda

Menurutnya Siti yang tewas akibat mengalami luka luka berat di bagian perut akibat terlindas ban belakang truk terbilang sosok pendiam.

"Anaknya pendiam, tapi baik. Pokoknya enggak pernah aneh-aneh lah, di sekolah juga yang saya tahu baik. Ini teman-temannya pada ikut melayat," tutur Effendy.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved