Petugas Pemadam Jakarta Timur Evakuasi Sarang Tawon Ndas di Pondok Kopi yang Sering Serang Warga

Personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur mengevakuasi sarang tawon ndas di permukiman warga Kelurahan Pondok Kopi.

Petugas Pemadam Jakarta Timur Evakuasi Sarang Tawon Ndas di Pondok Kopi yang Sering Serang Warga
Dokumentasi Sudin PKP Jakarta Timur
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat mengevakuasi sarang tawon ndas di permukiman warga Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2019).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur mengevakuasi sarang tawon ndas di permukiman warga Kelurahan Pondok Kopi, Kamis (28/11/2019).

Kasi Ops Sudin PKP Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan sarang tawon yang bercokol di satu rumah warga Jalan Robusta 3, RT 06/RW 07 berdasarkan permintaan warga.

"Keterangan warga sekitar sudah ada tiga orang yang diantup tawon. Diameter sarang tawon yang dievakuasi sekitar 40 sentimeter," kata Gatot di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2019).

Sarang tawon yang memiliki ciri khusus lingkaran warna kuning dan hitam di bagian perut tersebut berada di sudut dinding atap lantai dua rumah warga.

Satu unit mobil watermist berikut empat personel Sudin PKP Jakarta Timur dikerahkan guna melakukan evakuasi sarang di ketinggian sekitar delapan meter.

"Kita mulai evakuasi dari pukul 14.30 WIB, selesai pukul 15.22 WIB. Untuk jumlah KK berada di sekitar sarang dan terselamatkan ada 20 KK. Terdiri dari 100 jiwa," ujarnya.

Usai dievakuasi, Gatot menuturkan sarang tawon ndas yang sengatannya dapat mengakibatkan kematian segera dimusnahkan.

Evakuasi sarang tawon yang dilakukan jajaran Sudin PKP Jakarta Timur menambah panjang daftar laporan warga terhadap sarang tawon ndas.

Periode bulan Januari-Juni 2019, personel Sudin PKP Jakarta Timur sudah mengevakuasi 129 sarang tawon ndas dengan kasus terbanyak di Kecamatan Cipayung.

"Warga yang melaporkan kebakaran dan penyelamatan bisa menghubungi ke nomor 112, atau 021 8590 4904. Bisa juga telpon atau Whatsapp ke 0822 9797 0113. Semua gratis, enggak dipungut biaya," tuturnya. (*)

Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved