Ruko Jadi Pabrik Handphone Ilegal

Pabrik HP Ilegal di Penjaringan Punya Pintu Rahasia, Isinya Bikin Kaget

pabrik handphone ilegal ini ternyata mempunyai sebuah pintu rahasia yang disembunyikan dalam lemari kayu

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Pintu rahasia di dalam pabrik handphone ilegal berkedok ruko di Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (2/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Polisi mengungkap pabrik handphone ilegal berkedok ruko di Kompleks Ruko Toho, Penjaringan, Jakarta Utara.

Pabrik handphone ilegal ini dimiliki seorang pria berinisial NG, dan memproduksi serta menjual handphone tanpa izin postel.

Pengamatan TribunJakarta.com, pabrik handphone ilegal itu berada pada tiga unit ruko di dalam Kompleks Ruko Toho.

Pintu masuk ke dalam pabrik berada pada ruko bagian tengah. Ada semacam alat pendeteksi wajah dan sidik jari di pintu masuk itu.

Pada lantai 1 ruko, terdapat tumpukan kardus yang berisi suku cadang handphone. Suku cadang itu diimpor NG dari Cina.

Selanjutnya, di lantai 2, terdapat juga tumpukan kardus yang ketika dilihat berisi ribuan handphone siap edar.

Merek-merek handphone ini serupa dengan merek dari Negeri Tirai Bambu. Beberapa di antaranya seperti Nexcom dan Prime.

Masih di lantai 2, pabrik handphone ilegal ini ternyata mempunyai sebuah pintu rahasia yang disembunyikan dalam lemari kayu.

Di bagian belakang lemari kayu itu, ketika dibuka, ternyata merupakan jalan masuk ke salah satu ruang utama dalam pabrik.

Ruang utama itu adalah tempat produksi handphone-handphone ilegal.

Suku cadang dan alat-alat produksi lainnya berserakan di dalam ruangan itu. Terdapat meja dan kursi kerja juga peraturan-peraturan yang ditempelkan di dinding ruangan.

Kasubnit 2 Krimsus Polres Metro Jakarta Utara Ipda Nahal Rizaq mengatakan, pintu rahasia itu terungkap saat polisi menggerebek ruko milik tersangka NG pada Jumat (29/11/2019) lalu.

Ketika menggerebek ruko tersebut, polisi sempat menggeledah isi lemari yang di dalamnya ternyata ada pintu rahasia.

"Yang pasti itu niat jahat, menyembunyikan itu. Ternyata lemari itu di baliknya itu (ada pintu rahasia). Kita curiga aja, masa sih ruangannya segini aja," ucap Nahal, Senin (2/12/2019).

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved