Breaking News:

Jenazah Penyelam WNA yang Hanyut di Sangiang Teridentifikasi, Korban Warga Negara Singapura

Kombes Edy Purnomo mengatakan jenazah yang ditemukan Senin (11/11/2019) lalu teridentifikasi pada Sabtu (30/12/2019)

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Peti jenazah Wan Bing Yang saat dibawa keluar dari Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Jenazah satu dari tiga penyelam warga negara asing (WNA) yang hanyut di perairan Pulau Sangiang pada Minggu (3/11/2019) berhasil diidentifikasi tim disaster victims identifications (DVI) RS Polri Kramat Jati.

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo mengatakan jenazah yang ditemukan Senin (11/11/2019) lalu teridentifikasi pada Sabtu (30/12/2019).

"Sudah teridentifikasi atas nama Wang Bing Yang dan langsung diserahkan kepada keluarganya, warga negara Singapor," kata Edy di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2019).

Dalam proses identifikasi, Tim DVI RS Polri sempat kesulitan mendapat data pembanding antemortem (sebelum kematian) dari keluarga korban.

Pasalnya keluarga tinggal di Singapura, sehingga butuh waktu untuk datang dan menentukan waktu pengambilan jenazah Wan Bing Yang.

"Pengambilan DNA memang agak lama karena keluarganya tinggal di Singapur, jadi kita bekerja sama dengan Kedutaan Singapur untuk melakukan pengambilan sampel DNA," ujarnya.

Sejumlah Buruh Gelar Aksi Teatrikal di Depan Gedung KPK

Pascaledakan Granat Asap, Pengunjung Telah Diperbolehkan Beraktivitas di Monas

Jenazah meninggalkan Instalasi Forensik RS Polri sekira pukul 10.00 WIB didampingi pihak keluarga dan Kedutaan Besar Singapur untuk Indonesia.

Kondisi jasad yang sudah membusuk karena berada di laut membuat identifikasi melalui sidik jari tak memungkinkan.

Edy menyebut jenazah Wan Bing Yang teridentifikasi melalui pengambilan sampel DNA yang juga cukup sulit karena proses pembusukan.

"Karena jenazah terendam di air laut merusak sampel DNA yang beberapa kali kita ambil. Mulai dari daging, rambut, sampai akhirnya kita ambil melalui sampel tulang yang diekstrak," tuturnya.

Sebagai informasi, tiga penyelam yang hanyut atas nama Tan Xuz Tao, Wan Bzng Yang, Tian Yu hanyut yang dua di antaranya WN China dan satu WN Singapur.

Tan Xue Tao tercatat sebagai pegawai PT Wuling Motor, Tian Yu sebagai pegawai PT China-lndonesia, dan Wang Bing Yang sebagai pegawai PT Morowali Industry Aico.

Namun hingga pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan dihentikan pada Jumat (15/11/2019), baru jasad Wan Bing Yang yang ditemukan.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved