PKS Minta Pemprov DKI Transparan soal Retribusi Parkir Kendaraan di Jalanan
Politikus PKS, Mohammad Arifin, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta transparan soal retribusi parkir kendaraan di jalan ibu kota.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Majelis Pertimbangan Fraksi PKS DKI Jakarta, Mohammad Arifin, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta transparan soal retribusi parkir kendaraan di jalan ibu kota.
"Retribusi parkir ini lebih transparan dan masuk ke kas daerah sesuai dengan transaksi yang berlangsung," ucap Arifin, pada rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019).
Di sisi lain, Arifin mengatakan Pemprov DKI sebaiknya mampu mengoptimalkan penerimaan dari retribusi parkir kendaraan di jalan.
Sebab, menurutnya, potensi dari retribusi parkir kendaraan di kawasan Jakarta sangat besar.
Kendati begitu, kata dia, penerimaan retribusi parkir Pemprov DKI Jakarta saat ini masih sangat jauh dari potensi yang dimiliki.
"Pemprov DKI Jakarta perlu mempertimbangkan menjalin kerjasama dengan pihak swasta, dalam rangka meningkatkan pendapatan dari retribusi parkir," ujarnya.
PKS Kritik Pemprov DKI soal Rencana Formula E Tahun Depan

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini juga mengkritik Pemprov DKI Jakarta ihwal anggaran Formula E.
Menurutnya, anggaran Formula E tahun 2020 mendatang ini tidak jelas dan rinci.
"Fraksi PKS meminta dilakukan evaluasi lagi terhadap alokasi anggaran untuk penyelenggaraan Formula E yang sangat besar. Namun tidak cukup rinci dan jelas," ucap Arifin, pada rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019).
Lebih lanjut, dia mengatakan pihak swasta sebaiknya dilibatkan perihal rencana kegiatan Formula E tahun depan.
Tujuannya, lanjut dia, agar tidak terlalu membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.
"Bagaimanapun anggaran tetap perlu diprioritaskan pada program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat langsung," ucapnya.
• Kisah Puji, Pembuat Bakso Bentuk Love Demi Gaet Pengunjung di Tengah Persaingan Ketat Usahanya
• Ojek Pangkalan Ini Berhasil Lolos Saat Ditodong Begal Menggunakan Senpi: Sikut Hantam Perut Pelaku
Kendati begitu, lanjutnya, pihak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung adanya Formula E.
Sebab, menurut dia, kegiatan tersebut dinilai mampu menggerakan perekonomian di Jakarta.
"Fraksi PKS mendukung penyelenggaraan Formula E yang akan diadakan tahun depan untuk mendorong pariwisata," ucapnya.