Dalam Dua Pekan, 4 Kasus Jambret dan 2 Kasus Pencurian Terjadi di RW 05 Bambu Apus

Dian Ratna Sari (29), warga RW 05 Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung jadi korban penjambretan di Jalan SMPN 180

Dalam Dua Pekan, 4 Kasus Jambret dan 2 Kasus Pencurian Terjadi di RW 05 Bambu Apus
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Korban penjambretan di Jalan SMPN 180, Dian Ratna Sari (29) saat ditemui di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Dian Ratna Sari (29), warga RW 05 Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung jadi korban penjambretan di Jalan SMPN 180 pada Rabu (4/12/2019) sekira pukul 11.00 WIB.

Namun Dian yang handphonenya dirampas dua pelaku saat hendak menjawab panggilan telepon bukan korban penjambretan pertama di Jalan SMPN 180.

"Sudah sering, sebelum saya anak sekolah dan dosen juga laptop sama tasnya dirampas di lokasi yang sama. Kejadiannya pagi, sekitar jam 7 pagi," kata Dian di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2019).

Di hari dan kisaran waktu yang sama saat handphone Dian dijambret dua pelaku yang masih berusia remaja pun sebenarnya terjadi kasus serupa.

Bedanya pelaku tak berhasil merampas handphone korban dan lokasinya bukan di Jalan SMPN 180, meski masih terjadi di wilayah RW 05.

"Sebelum kasus jambret ini ada dua warga yang kemalingan sepeda di rumahnya. Lokasi rumahnya masih di Jalan SMPN 180 ini juga, memang lagi rawan banget," ujarnya.

Ironisnya empat kasus penjambretan dan dua kasus pencurian di wilayah RW 05 terjadi dalam rentan waktu tak sampai tiga minggu.

Menurut Dian, pelaku leluasa beraksi karena permukiman warga di Jalan SMPN 180 cenderung sepi aktivitas dan banyak dilalui pengendara.

"Kalau yang saya tahu warga baru lapor ke RT/RW saja, belum sampai ke polisi. Memang lokasinya sepi, makannya maling sama jambret berhasil kabur mulu," tuturnya.

Roboh Diterjang Hujan Angin, Billboard di Ujung Menteng Menimpa Dua Bengkel

Polisi Janji Usut Tuntas Kasus Ormas Intimidasi Wartawan di Tangerang Selatan

Pernyataan Dian perihal tingkat kejahatan jalanan di Jalan SMPN 180 dibenarkan warga RW 05 Kelurahan Bambu Apus lainnya, Linda (28).

Linda mengatakan warga RW 05 kini merasa tak aman beraktivitas akibat ulah maling dan jambret yang berkeliaran di permukiman mereka.

"Kasus yang jambret laptop anak sekolah sama guru. Maling sepeda, terus hari ini ada dua kasus jambret handphone. Semua kejadiannya rentan waktu dua minggu doang," kata Linda.

Kasus penjambretan yang menimpa Dian sebenarnya tersorot CCTV satu rumah warga, namun jangkaun CCTV tak sampai menyorot momen saat pelaku merampas handphone.

Hanya bagian saat pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Scoopy warna putih melarikan diri dan Dian berteriak minta tolong yang tersorot CCTV.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved