Persija Jakarta
Persija Jakarta Digilas Bhayangkara FC: Nasib Edson Tavares Hingga Munculnya Nama Widodo C Putro
Tim kebanggaan ibu kota, Persija Jakarta harus menerima kenyataan pahit dibantai Bhayangkara FC skor 0-3. Nama Widodo C Putro pun muncul.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
Melawan Bhayangkara di Stadion PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019), Persija sudah kebobolan di menit ke-14 lewat gol Adam Alis.
Bhayangkara bahkan mampu memperbesar keunggulannya melalui gol Herman Dzumafo dan Lee Yoo-Joon. Masing-masing pada menit ke-28 dan ke-36.
Akibat kekalahan ini, Macan Kemayoran masih tertahan di peringkat ke-12 dengan perolehan 38 poin.
Xandao Tak Layak

Jakmania menyoroti lemahnya lini pertahanan Persija Jakarta setelah takluk 0-3 dari Bhayangkara FC.
Salah satu pemain bertahan yang dinilai buruk performanya pada laga itu adalah Alexandre Luiz Reame atau Xandao.
Legiun asing asal Brasil itu dianggap kurang padu dengan rekan duetnya di lini pertahanan, Fachrudin Aryanto.
"Xandao juga kurang bagus rebut bolanya," kata Sekretaris Jakmania Pokdok Pinang, Gamal Rifai, saat dihubungi TribunJakarta.com, Kamis (5/12/2019).
Ia berpendapat bek berusia 31 tahun itu tidak layak untuk dipertahankan manajemen Persija untuk musim depan.
Menurutnya, bukan cuma saat melawan Bhayangkara saja Xandao bermain buruk, tapi juga di beberapa pertandingan sebelumnya.
"Wah, kayaknya kalau untuk liga musim depan Xandao harus diganti," ujar Gamal.
Melawan Bhayangkara, Persija sudah kebobolan di menit ke-14 lewat gol Adam Alis.
Bhayangkara bahkan mampu memperbesar keunggulannya melalui gol Herman Dzumafo dan Lee Yoo-Joon. Masing-masing pada menit ke-28 dan ke-36.
Akibat kekalahan ini, Macan Kemayoran masih tertahan di peringkat ke-12 dengan perolehan 38 poin.
2 Pemain Tak Jalankan Taktik
