Breaking News:

Progres Pembangunan Jakarta International Stadium Capai 10 Persen, Jakpro: Lebih Cepat dari Target

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) kebut pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Suharno
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Maket Jakarta International Stadium. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terus mengebut pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).

Stadion bertaraf internasional ini sendiri di bangun di kawasan Taman Bersih, Manusiawi, dan Berwibawa (BMW), Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Adapun peletakan batu pertama pembangunan stadion yang direncanakan untuk menggelar pertandingan kandang Persija Jakarta ini sendiri dilakukan pada pertengahan Maret 2019 lalu.

Kini, sembilan bulan pascapeletakan baru pertama, progres pembangunan calon kandang 'Macan Kemayoran' itu baru mencapai 10 persen.

Ini berarti sebagian besar atau 90 persen bangunan stadion belum terbangun.

BERLANGSUNG Live Streaming Timnas U-23 Indonesia Vs Myanmar di RCTI, Semifinal Sea Games 2019

BERLANGSUNG Live Streaming Persela Lamongan Vs PSM Makassar, Tuan Rumah Ingin Jauhi Zona Degradasi

Meski demikian, Direktur Utama (Dirut) PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, proses pembangunan JIS lebih cepat dibandingkan target awal.

Dimana, pihaknya menargetkan pada akhir November 2019 pembangunan JIS mencapai 6,22 persen.

"Target pembangunan JIS direncanakan 6,22 persen. Tapi, ternyata progresnya sudah menyentuh angka 10,02 persen," ucapnya, Sabtu (7/12/2019).

"Jadi ini lebih cepat hampir lima persen dibandingkan target awal kami," tambahnya menjelaskan.

Ia pun optimis, proses pembangunan JIS tepat waktu, sehingga pada 2021 mendatang stadion baru di bilangan Jakarta Utara ini sudah bisa diresmikan.

Dalam proses pembangunannya, ada empat kontraktor yang terlibat, yaitu PT Wijaya Karya Gedung, PT Jaya Konstruksi, dan PT Pembangunan Perumahan (PT PP).

Sebanyak 10 ribu orang pekerja pun dilibatkan dalam proses pembangunan stasiun tersebut, termasuk juga masyarakat Kampung Bayam yang bermukim di sekitar stadion.

"Kani amanat gubernur, agar warga pjnya story, bisa cerita bahwa mereka terlibat dan berkonstribusi membangun perubahan di Jakarta makanya kami libatkan warga sekitar," ujarnya saat dikonfirmasi.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved